TKD Jatim Pastikan Jokowi Tidak Hadiri Acara 'Mlaku-mlaku Nang Tunjungan' di Surabaya

TKD Jatim Pastikan Jokowi Tidak Hadiri Acara 'Mlaku-mlaku Nang Tunjungan' di Surabaya.

TKD Jatim Pastikan Jokowi Tidak Hadiri Acara 'Mlaku-mlaku Nang Tunjungan' di Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua TKD Jatim, Machfud Arifin saat ditemui usai Debat Cawapres. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jatim, Machfud Arifin memastikan Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) tidak akan datang ke acara 'Mlaku-mlaku Nang Tunjangan' Sabtu (23/3/2019).

Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) tersebut menurut Machfud sengaja menampilkan nama Jokowi agar acara tersebut didatangi banyak simpatisan

"Kalau kita memang cinta Pak Jokowi Jangan membawa-bawa nama pak Jokowi lah nanti membuat orang kecewa (kalau tidak datang)," kata Machfud, Jumat (22/3/2019).

Ketua Tim Cyber TKD Jatim Jokowi-Maruf Amin Nyatakan Siap Tangkal Konten Hoaks Jelang Pemilu 2019

Margin Keunggulan Menipis Versi Survei Litbang Kompas, TKD Jatim Tetap Optimis Lihat Ekstrapolasi

Sebagai tindak lanjut, mantan Kapolda Jatim ini juga sudah menghubungi panitia agar tidak mencantumkan nama Jokowi.

Selain itu, Machfud juga memastikan Jokowi juga tidak akan hadir dalam Seminar bertema Revolusi 4.0 “Meningkatkan Daya Saing, Menjadi Bangsa Pemenang” di Ballroom Hotel Wyndam, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya pada hari yang sama.

TKN & TKD Jatim Gelar Malam Dana di Surabaya, Ungkap Kebutuhan untuk Biayai Saksi dan Kampanye

"Jadi dipastikan Pak Jokowi tidak hadir, karena sampai sekarang belum terkonfirmasi ke TKD," ucap Machfud.

Machfud justru mendapatkan informasi bahwa Jokowi akan menghadiri kegiatan di Jogja dan Bali.

"Jadi tidak ada yang ke Surabaya dan Malang. Teman-teman yang selaku relawan jangan semua dikit-dikit mengaitkan namanya Pak Jokowi dengan maksud dan harapan yang datang akan meluber," kata Machfud.

"Nanti kalau luber tapi ndak dateng kan membuat orang kecewa. Ndak boleh. Karena kita harus punya nilai kepekaan untuk ini," lanjutnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved