Jambret Ponsel Mahasiswi, Pria di Mojowarno Jombang Ditangkap Warga Akibat Terjebak Macet

Imam Nasrulloh (25), warga Dusun Kuwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Jombang, nekat menjambret ponsel milik mahasiswi.

Jambret Ponsel Mahasiswi, Pria di Mojowarno Jombang Ditangkap Warga Akibat Terjebak Macet
SURYA/Sutono
Imam Nasrulloh, penjambret ponsel mahasiswi di Mojowarno Jombang. Imam diamankan bersama barang bukti motor yang digunakan beraksi, diapit petugas. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Imam Nasrulloh (25), warga Dusun Kuwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Jombang, nekat menjambret ponsel milik mahasiswi.

Imam dilaporkan menyabet ponsel mahasiswi yang tengah berkendara di jalan Dusun Pengkol, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Jombang, Minggu (24/3/2019).

Namun apes bagi Imam, karena segera tertangkap warga dan kini ditahan di Mapolsek Diwek.

Imam ditangkap setelah diteriaki maling oleh korban, dan terjebak macet tak jauh dari lokasi penjambretan.

(Kedapatan Bawa 5,3 Gram Sabu, Celeng Diringkus Polsek Mojowarno Jombang)

(Aksi Pelaku Pencurian Motor Milik Anggota Polisi Polda Jatim di Wonocolo Surabaya Terekam CCTV)

Kapolsek Diwek AKP Bambang Setio Budi, mengungkapkan, kejadian bermula ketika korban bernama Iva Rahmawati (19), warga Dusun Ngadiluwih, Gudo, Jombang mengendarai sepeda motor sendirian dari rumah hendak ke Jombang Kota.

Saat itu, Iva membawa ponsel merek Oppo A3S yang ditaruh di saku sebelah kiri. Rupanya, perjalanan Iva diam-diam dikuntit Imam yang mengendarai Yamaha Vixion merah nopol S-ΔΊ4792-ZM.

Saat berada di jalan sepi Dusun Pengkol, mendadak Imam mempercepat laju motornya dan langsung memepet Iva dari samping kiri.

Iva kaget. Imam secepat kilat menyambar ponsel di saku kiri Iva. 

Iva sempat hampir kehilangan keseimbangan, namun berhasil bertahan sehingga tidak jatuh. Bahkan secara refleks Iva berteriak 'maling, maling' sembari mengejar pelaku.

Beberapa pengguna jalan yang mendengar teriakan Iva ikut mengejar. Apes bagi Imam, belum terlalu jauh lokasi kejadian, dia terjebak macet. Beberapa warga segera menangkapnya.

(Residivis Pencurian Kembali Berulah, Curi Smartwatch di Mall Hingga Tas Dokter di RSUD Dr Soetomo)

(Polres Tulungagung Mengembalikan Mobil Korban Pencurian yang Sempat Dilarikan ke Malang dan Surabaya)

Ada sebagian warga yang jengkel sempat melayangkan bogem mentah.

Beruntung bagi Imam, beberappa warga lain berhasil meredam kemarahan warga yang marah. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Mapolsek Diwek.

"Pelaku kami tahan di Mapolsek Diweik untuk proses hukum selanjutnya," kata Kapolsek Bambang Setyo Budi kepada surya.co.id, Minggu (24/3/2019).

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti hasil penjanbretan berupa ponsel Oppo A3S dan motor Yamaha Vixion merah yang digunakan melakukan penjambretan.

Reporter: Surya/Sutono

(Polres Tulungagung Mengembalikan Mobil Korban Pencurian yang Sempat Dilarikan ke Malang dan Surabaya)

(Pencuri Smartwatch Mall Surabaya Dibekuk Polisi yang Menyamar Driver Ojol saat Akan Kabur ke Palu)

Penulis: Sutono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved