Tekan Praktik Politik Uang, Bawaslu Kota Mojokerto Lakukan Riset dan Pemetaan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mojokerto melakukan pemetaan untuk menekan praktik politik uang.

Tekan Praktik Politik Uang, Bawaslu Kota Mojokerto Lakukan Riset dan Pemetaan
Ilsutrasi 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mojokerto melakukan pemetaan untuk menekan praktik politik uang.

Pemetaan itu dilakukan pada tanggal 1-20 Maret 2019.

"Pemetaan itu artinya memotret indeks kerawanan politik uang dengan cara metodologi riset empiris," kata Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Ulil Abshar, saat dihubungi Surya (TribunJatim.com Network), Minggu (24/3/2019).

Pecah Ban Depan, Dump Truk Oleng ke Kanan & Tabrak Truk Tronton di Mojokerto, Terguling dan Ringsek

Ulil Abshar menjelaskan, pemetaan ini dilakukan karena pada Pilwali tahun lalu, ada isu warga Kota Mojokerto menentukan pilihan karena politik uang.

Isu itu bermula dari opini yang kemudian berkembang.

"Kami melakukan sampling atau riset terkait isu yang beredar di warga yang menentukan pilihan karena politik uang. Hasilnya isu itu tidak benar," jelasnya.

Ulil melanjutkan, setelah melakukan riset, untuk menekan politik uang, pihaknya akan bekerja sama dengan stakeholder.

KPK Periksa Kontraktor Terkait Asal-usul Aset Bupati Mojokerto Nonaktif Mustofa Kamal Pasa

Sebab menurut Ulil, politik uang adalah tanggung jawab bersama.

"Nantinya pihak kecamatan akan koordinasi dengan kapolsek dan danramil. Sedangkan kami dengan pemerintahan, TNI, dan Polri," sebutnya.

Berikut hasil hasil riset yang dilakukan Bawaslu Kota Mojokerto.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved