Apa Penyebab Gigi Tidak Rapi? Simak Penjelasan Dokter dan Cara Merapikannya dengan Kawat Gigi

Tidak hanya mempercantik tampilan, gigi yang rapi juga menjadi penting karena berfungsi untuk memaksimalkan fungsi kunyah.

Apa Penyebab Gigi Tidak Rapi? Simak Penjelasan Dokter dan Cara Merapikannya dengan Kawat Gigi
SURYA.CO.ID/CHRISTINE AYU NURCHAYANTI
Dokter spesialis ortodonsia Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Merr Surabaya, drg Lila Muntadir SpOrt 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tidak hanya mempercantik tampilan, gigi yang rapi juga menjadi penting karena berfungsi untuk memaksimalkan fungsi kunyah.

Gigi yang rapi, tutur dokter spesialis ortodonsia Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Merr Surabaya, drg Lila Muntadir SpOrt, dapat meminimalisir terjadinya gigi berlubang dan karies gigi.

"Sisa-sisa makanan pada gigi yang rapi, lebih mudah untuk dibersihkan sehingga dapat mengurangi angka kejadian gigi berlubang dan karies gigi," tutur Lila.

Gigi yang rapi juga menjadi syarat utama apabila seseorang ingin melakukan perawatan pemutihan gigi atau membuat gigi palsu.

"Jika gigi sudah rapi, maka akan dapat memaksimalkan perawatan memutihkan gigi dan pemasangan gigi palsu. Oleh karena itu merapikan gigi sangat penting untuk dilakukan," tuturnya.

INFO SEHAT HARI INI - 4 Bahaya yang Terjadi Jika Mengabaikan Gigi Berlubang, Bisa Sebabkan Infeksi

INFO SEHAT HARI INI - 3 Langkah Mudah Mengatasi Si Kecil Rewel Saat Tumbuh Gigi

Gigi yang tidak rapi, ungkap Lila, dapat disebabkan berbagai faktor. Di antaranya adalah karena faktor genetis.

"Gigi yang tidak dapat terjadi karena faktor keturunan. Misalnya ibu memiliki gigi dan rahang yang kecil, sementara ayah memiliki gigi dan rahang yang besar. Si anak bisa saja memiliki rahang kecil namun memiliki gigi yang besar. Hal ini dapat menyebabkan gigi si anak berjejal dan tidak rapi," Lila menjelaskan.

Selain faktor genetis, gigi yang tidak rapi juga disebabkan kebiasaan yang buruk seperti kebiasaan menghisap jempol, tidur mendengkur, mengigit pensil, mengunyah makanan pada satu sisi, mengigit kuku, dan lain sebagainya.

"Kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut dapat mengubah posisi gigi sehingga menyebabkannya menjadi tidak rapi," jelas Lila.

Namun, apabila gigi terlanjur tidak rapi, terdapat satu  perawatan untuk mengatasinya yaitu menggunakan kawat gigi atau behel.

Kawat gigi atau behel merupakan alat bantu yang digunakan oleh dokter gigi yang berguna untuk merapikan susunan gigi dengan cara memberikan tekanan pada gigi dalam periode waktu yang panjang.

"Sebelum memutuskan untuk memakai kawat gigi atau behel, seseorang harus terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter gigi agar dapat memilih behel yang sesuai kebutuhan," jelas Lila.

Saat ini, lanjutnya, ada berbagai macam jenis kawat gigi yang dapat dipilih. Di antaranya adalah behel lepasan, behel cekat, behel metal, behel transparan, behel damon dan behel lingual.

"Masing-masing behel memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Misalkan saja behel lingual yang membuat pemakainya tidak terlihat memakai behel karena dipasang pada bagian belakang gigi," jelas Lila.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved