Gelapkan Uang PKK, Wanita di Surabaya Ini Harus Tinggal di Sel

Dari pemeriksaan polisi, US terbukti mengambil uang simpan pinjam milik ibu-ibu PKK di Dinoyo Alun-Alun Tegalsari, Surabaya.

Gelapkan Uang PKK, Wanita di Surabaya Ini Harus Tinggal di Sel
Ilustrasi penggelapan uang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seorang perempuan berinisial US (48) ditangkap polisi setelah dilaporkan menggelapkan puluhan juta uang pengurusan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Dari pemeriksaan polisi, US terbukti mengambil uang simpan pinjam milik ibu-ibu PKK di Dinoyo Alun-Alun Tegalsari, Surabaya.

Kapolsek Tegalsari Kompol David Tryo Prasojo mengatakan tersangka ditangkap setelah menggelapkan uang tabungan yang dikelolanya sebesar Rp 40 juta.

"Penggelapan uang simpan pinjam, tabungan yang dikelola sejak September 2018 lalu. Jumlahnya sebesar Rp 40 juta," kata David Tryo Prasojo, Senin (25/3/2019).

Kejadian tersebut bermula saat peserta arisan dan simpan pinjam PKK, ET, melaporkan kecurigaan rekan sekaligus tetangganya itu.

Sebab, dijelaskan David, setiap bulan diadakan perkumpulan arisan dan simpan pinjam PKK dengan syarat setiap peserta akan mendapat sisa hasil usaha (SHU).

Korban kemudian menabung sebesar Rp 40 juta dan telah dicatat di buku simpan pinjam yang dipegang tersangka. Namun saat jatuh tempo tersangka tidak menyerahkan tabungan dan SHU kepada korban.

Ada Kewajiban Kembalikan ke Pemerintah, Investor Bandara Kediri Pertimbangkan Lanjutkan Pembangunan

Wijaya Saputra Dituding Bikin Gisella Anastasia Telantarkan Gempi, Beri Bantahan

Jokowi Ingatkan TKD Malang Bisa Raup Suara 70 Persen

"Perjanjiannya tabungan dikembalikan dan ditambah SHU 10 persen, uang itu dipakai tersangka. Pengakuannya kebutuhan pribadi," kata Kompol David Tryo Prasojo kepada Tribunjatim.com.

Saat jatuh tempo setelah lebaran, tersangka tak kunjung memberikan tabungan.

"Kami mendapat laporan Januari 2019, proses lidik dan menetapkan tersangka Maret dan barang bukti buku tabungan simpan pinjam PKK," kata David.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved