Heboh Anak Sapi Bermata Tiga & 4 Lubang Hidung di Jombang, Lahir Sepekan Lalu Tapi Belum Bisa Jalan

Heboh Anak Sapi Bermata Tiga & 4 Lubang Hidung di Jombang, Lahir Sepekan Lalu Tapi Belum Bisa Jalan.

Heboh Anak Sapi Bermata Tiga & 4 Lubang Hidung di Jombang, Lahir Sepekan Lalu Tapi Belum Bisa Jalan
SURYA/SUTONO
Anak sapi bermata tiga digendong pemiliknya, Slamet Prasetiawan. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Warga Jombang dihebohkan dengan lahirnya anak sapi bermata tiga dan empat lubang hidung milik Slamet Prasetiawan (30), warga Dusun Blimbing, Desa Karangan, Kecamatan Bareng.

Bayi sapi ini lahir sekitar satu pekan lalu dan hingga saat ini banyak orang yang penasaran datang untuk menyaksikan secara langsung sapi yang lahir tidak normal tersebut.

Bahkan, ada pula yang berniat membelinya.

Termakan Rayuan Gombal, Gadis 12 Tahun dari Jombang Ini Dicabuli Pria Beristri di Rumah Kosong

Dituduh Gelapkan Mobil Alphard, Oknum Caleg di Jombang Dilaporkan ke Polisi oleh Rekannya Sendiri

Sapi milik Slamet ini lahir dengan memiliki 3 mata serta dua hidung, sehingga memiliki 4 lubang hidung.

Untuk posisi mata, yang berjumlah tiga buah, adalah dua mata berada di tempat normal, sebagaimana sapi yang lain.

Namun satu mata lainnya berada tepat di atas hidung atau di di antara dua mata lainnya.

Dikira Tidur, Sopir Truk Ditemukan Tewas dalam Kabin, Kapolsek Jombang Kota Ungkap Hasil Visum

Mata sapi yang ada di tengah ini pun juga bisa berkedip seperti layaknya mata sapi pada umumnya.

Bayi sapi ini merupakan anak yang kedua dari indukan yang sama, yang telah dirawat oleh Slamet dengan proses kawin suntik, sejak dua tahun silam.

Keanehannya lagi, anak sapi yang lahir dengan berat tubuh sekitar 30 kilogram itu, hingga saat ini belum bisa berdiri tegak.

Sehingga membuat sang pemilik harus menggendong ketika hendak disusui induknya.

Slamet mengaku anak sapi aneh miliknya ini pernah ditawar oleh beberapa orang. Namun, tidak dilepas karena Slamet memang tidak berminat menjualnya.

Slamet berharap kelahiran anak sapi yang bisa dibilang abnormal tersebut bakal membawa berkah baginya, sehingga dipertahankan untuk dipelihara sendiri.

“Saat usia dua hari, ada yang ingin membelinya dengan harga Rp 4 juta. Tapi saya tidak saya lepas, karena saya tidak berniat menjualnya. Biar saya rawat sendiri saja,” terang Slamet kepada tribunjatim.com, Rabu (27/03/19).

Slamet mengaku tidak punya firasat apapun menjelang kelahiran anak sapi tergolong tak lazim itu.

"Biasa saja, tidak ada firasat atau mimpi. Hanya saja, dengan kelahiran anak sapi aneh saya berharap membawa berkah," tutup Slamet.

Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved