Jelang UN, MA di Gresik Gelart Lomba Olimpiade Science dan Banjari

Lembaga Pendidikan Madrasah Ma'arif (MA) Al Karimi, Desa Tebuwung Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik menggelar olimpiade science dan lomba seni rebana

Jelang UN, MA di Gresik Gelart Lomba Olimpiade Science dan Banjari
(surya/Sugiyono)
Peserta lomba olimpiade science dan lomba seni rebana di MA Al Karimi Kecamatan Dukun menerima hadiah, Rabu (27/3/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Lembaga Pendidikan Madrasah Ma'arif (MA) Al Karimi, Desa Tebuwung Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik menggelar olimpiade science dan lomba seni rebana atau banjari.

Kegiatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan siswa menjelang Ujian Nasional, agar tetap melestarikan kesenian.

Kepala sekolah Ma Al Karimi Abd Muhshi mengatakan, lomba seni banjari (rebana) diikuti ratusan pelajar tingkat MTs se Kabupaten Gresik dan Lamongan.

"Kegiatan ini merupakan ajang mencari bibit unggul dalam hal science dan meningkatkan ajang prestasi akademik," kata Muhshi, Rabu (7/3/2019).

Menurut Abd Muhshi, kegiatan tersebut juga untuk memberi semangat kepada para siswa agar gemar belajar ilmu pengetahuan eksakta. Baik matematika, IPA dan lainnya.

"Kita ingin membuang stigma di masyarkat bahwa pelajaran matematika itu sulit dan menakutkan. Maka, ini harus kita buang ternyata pelajaran matematika sangat menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

FIM Resmi Nyatakan Winglet Ducati Legal, Andrea Dovizioso Tetap Jadi Kampiun MotoGP Qatar 2019

Foto Bareng Menteri Susi Pudjiastuti, Luna Maya Tenteng Tas Mewah Seharga Ratusan Juta Rupiah

Polda Jatim Bongkar Perdagangan Ilegal Satwa Komodo, Harganya Rp 500 Juta di Pasar Gelap Luar Negeri

Oleh karena itu, MA Al Karimi terus mengadakan olimpiade sains setiap tahun menjelang UN.
"Dengan kita sering mengikuti kegiatan olimpiade sains, maka siswa akan terbiasa dalam hal mengerjakan soal-soal eksakta. Sebab dalam pelajaran eksakta itu perlu latihan dan kebiasaan sehari-hari," katanya.

Perhelatan ini juga tidak kalah serunya dengan ajang seni rebana. Lomba rebana diikuti dari group ternama baik dari kabupaten Lamongan dan Gresik.

Guru Wakil Kepala Kesiswaan MA Al Karimi Rudiansyah mengatakan, kegiatan lomba seni banjari ini biar ada keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari sebab sebagai bentuk hubungan dengan Allah.

"Karena ini juga bagian dari siar islam dalam melestarikan kesenian tradisional. Kesenian albanjari dengan bersholawat ini diikuti oleh generasi milenial sebagai penerus bangsa Indonesia," kata Rudiansyah.

Para juara olimpiade Sains dan seni Rebana 2019 MA Al Karimi yaitu, Hanif Waliuddin dan Riska Awwaliyah keduanya dari MTs Maskumambang Kecamatan Dukun. Juara lainnya yaitu Salsabila Nasywa dari MTs NU Terate Kecamatan Gresik.

Sedangkan juara seni rebana Al Banjari MA Al Karimi dimenangkan dari grup al Azhar Matholiul Anwar Kabupaten Lamongan. Grup Al Taufiq Ponpes Matholiul Anwar Kabupaten Lamongan dan juara tiga grup Al Fath Kecamatan Ujungpagkah, Gresik. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved