Sarang Tawon Ndas di Pohon Bambu yang Resahkan Warga Tuban Dievakuasi Petugas BPBD, Begini Aksinya

Sarang atau rumah tawon ndas yang meresahkan warga di Tuban, tepatnya di RT 01 RW 03, Desa Kembangbilo dihancurkan oleh petugas BPBD.

Sarang Tawon Ndas di Pohon Bambu yang Resahkan Warga Tuban Dievakuasi Petugas BPBD, Begini Aksinya
SURYA/M SUDARSONO
Petugas BPBD berpakaian ala astronot mengevakuasi atau menghancurkan sarang tawon ndas yang meresahkan di Tuban, Kamis (28/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sarang atau rumah tawon ndas yang meresahkan warga di Tuban, tepatnya di RT 01 RW 03, Desa Kembangbilo, Kecamatan setempat dihancurkan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (28/3/2019) siang.

Sarang berukuran besar itu meresahkan warga karena keberadaannya berada di tengah rerimbunan pohon bambu, di kawasan pemukiman.

Petugas BPBD Tuban yang menerima laporan warga itu langsung datang ke lokasi dan melakukan penanganan.

Dianggap Meresahkan, Sarang Tawon di Atap Rumah Warga di Kota Malang Ini Dievakuasi Petugas PMK 

VIDEO Viral Detik-detik Iriana Jokowi Jatuh di Atas Panggung, Perhatikan Reaksi Sang Suami

Dengan berpakaian ala astronot, petugas lebih dulu membakar sarang lebah dengan alat khusus. 

Setelah terbakar dan tawon membeludak lalu dilakukan penyemprotan air yang sudah dicampur dengan cairan khusus, yang telah disiapkan di mobil tangki.

"Begitu kita datang lalu sarang kita bakar dengan semprotan api, kemudian kita padamkan agar tidak terjadi kebakaran," Kata Kasi Kedaruratan BPBD Tuban, Taufik kepada wartawan.

Saat evakuasi berlangsung, petugas berusaha mensterilkan warga di sekitar lokasi agar tidak terserang tawon yang membeludak.

Warga diminta untuk masuk ke dalam rumah atau mencari tempat aman yang jauh dari titik lokasi, saat evakuasi berjalan.

"Pemusnahan sarang tawon berlangsung 15 menit, proses berjalan lancar dan aman. Sehingga warga kini bisa lega," Pungkasnya.

Polisi Sita Sabu-sabu Rp 110 Juta dari Kurir Narkoba di Mojokerto yang Dikirim dengan Cara Ranjau

Belum Pernah Dipakai, Lihat Penampakkan Sepatu Nagita Slavina yang Harganya Belasan Juta Rupiah

Warga sekitar, Arifin mengaku lega setelah sarang tawon yang meresahkan itu ditangani petugas BPBD.

Sebab keberadaannya sangat mengganggu masyarakat sekitar. 

Awalnya, dia bersama warga lainnya tidak menghiraukan keberadaan sarang lebah, namun justru semakin lama menjadi besar dan membahayakan.

"Kita tidak mengira akan semakin besar seperti sekarang, sudah ada sekitar lima bulanan sarang tawonnya," ungkap Arifin senang. (Surya/M Sudarsono)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved