Seminggu, Upaya Polres Pasuruan Kota Menangkap 4 Tahanan Kabur Buntu, Sudah Kerahkan Tim Gabungan

Upaya tim khusus yang dibentuk oleh Polres Pasuruan Kota untuk memburu empat tahanan kabur dari sel tahanan minggu lalu belum membuahkan hasil.

Seminggu, Upaya Polres Pasuruan Kota Menangkap 4 Tahanan Kabur Buntu, Sudah Kerahkan Tim Gabungan
net
Ilustrasi Napi Kabur 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Upaya tim khusus yang dibentuk oleh Polres Pasuruan Kota untuk memburu empat tahanan kabur dari sel tahanan minggu lalu belum membuahkan hasil.

Pengejaran dan pencarian empat tahanan kabur itu belum menemukan titik terang. Hari ini, Jumat (29/3/2019), tepat satu minggu kejadian kaburnya empat tahanan Polres Pasuruan Kota dari dalam sel tahanan.

Sudah sepekan, tim khusus mulai dari tim Suropati, gabungan dari Unit reskrim, narkoba dan anggotanya lainnya masih mencari, belum menemukan titik terang sama sekali.

"Belum ada laporan dari tim yang mengejar pelaku, mereka masih di luar, dan masih bekerja," kata Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy P, kepada Surya.

Rencana Pesta Sabu-Sabu Dua Sopir Truk Digagalkan Polres Pasuruan, Polisi: Baru Mau Mulai Pesta

Ferry Sugeng, Pemilik UMKM Alam Batik Pasuruan, Jual Batik Rp 250 Juta Hingga Eropa

Dia menjelaskan, tim terus bergerak, bukan saja dari resmob suropati, tapi lintas semua fungsi artinya gabungan dari reskrim, narkoba dan intelkam juga bergerak di lapangan memburu para empat tahanan ini yang kabur.

Disinggung soal kekuatan tim, Endy enggan merinci berapa jumlah personil yang terlibat dalam tim ini. Kata dia, jumlah kekuatan yang bergerak tidak etis untuk disampaikan.

"Jangan sampai dibaca lawan. Bergerak kemana kita tidak tahu, karena mereka tentu berdasarkan info yang tim terima. Mudah-mudahan ini bisa segera tertangkap. Tim juga bekerja keras, demi menangkap kembali empat orang yang melarikan diri itu," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Polres Pasuruan Kota kecolongan. Empat tahanan kasus narkoba yang sedang menjalani proses pemeriksaan diduga kabur dari sel tahanan. Kejadian itu terjadi, Jumat (22/3) dinihari.

Saat itu, empat tahanan, sebut saja S, dan tiga temannya melihat celah pengamanan dan pengawasan di sel tahanan yang tidak seketat biasa. Akhirnya, mereka memanfaatkan celah itu untuk meninggalkan sel tahanan.

Informasinya, mereka merusak jeruji besi yang sudah berkarat itu. Mereka merusak satu jeruji besi dan keluar meninggalkan sel tahanan. Diawali dari S, dan diikuti oleh tiga temannya lainnya.

Saat itu, penjagaan memang sedang longgar. Dari jumlah personel yang menjaga sel tahanan juga berkurang. Normalnya dua, hanya dijaga anggota shabara satu orang. Karena anggota yang satu izin tidak dinas karena sakit.

Nah satu orang yang berjaga pun diduga kuat tidak mengawasi secara seksama tahanan yang ada di dalam sel. Kejadian itu baru saja ketahuan saat pagi hari. Saat over penjagaan, jumlah tahanan pun berkurang. Empat tahanan hilang.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved