Petani di Kabupaten Gresik Keluhkan Kondisi Tambak Udang yang Sering Gagal Panen

Petani tambak di Kabupaten Gresik menceritakan kondisi tambak udang yang sering gagal panen kepada Wakil Ketua Komisi IV DPR RI

Petani di Kabupaten Gresik Keluhkan Kondisi Tambak Udang yang Sering Gagal Panen
SURYA/WILLY ABRAHAM
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi saat menjawab keluhan petani tambak di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Minggu (31/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Petani tambak di Kabupaten Gresik menceritakan kondisi tambak udang yang sering gagal panen kepada Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Minggu (31/3/2019).

Bertempat di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, kunjungan kerja tersebut dihadiri Direktur Perbenihan mewakili Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Coco Kokarin Soetrisno bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi dan Kepala Dinas Perikanan, Choirul Anam.

Di Kabupaten Gresik, luas lahan termanfaatkan 28.725,94 hektare, sedangkan produksi perikanan budi daya tahun 2017 sebesar 136.627,23 ton dan 2018 sebesar 129.214,43 ton.

Komoditas unggulannya adalah bandeng, udang vaname, udang windu, nila, ikan mas dan lele.

Tidak Ada Sekolah Difabel di Desanya, Ibu Asal Gresik Ini Dirikan Sekolah Sendiri

Arifin, seorang petani tambak meminta adanya pendampingan dari dinas terkait, karena selama ini dia mengatakan petani tambak selalu merugi.

Arifin mengatakan, udang vaname dan udang windu ternyata mudah mati tidak sampai 8 bulan atau sebelum panen.

Dirinya meminta agar ada alokasi sekian persen dari pemberian hibah untuk pelatihan kepada para petani tambak maupun nelayan.

"Kami ini kurang dari segi pendidikan, karena selama ini, ketika mengalami masalah saat panen hanya berbekal kata ayah saya, kata kakek saya, kami mohon Dinas Kelautan untuk membantu kami," ujarnya saat sesi tanya jawab.

Hasil Akhir Persela Vs Madura United: 1-2, Gol Aleksandar Rakic Bawa Laskar Sape Kerrab ke Semifinal

Polisi Ungkap Kronologi Tewasnya Pelajar Karena Kecelakan Maut di Gresik, Gagal Mendahului Truk

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga mengatakan, ke depan karanatina hewan, karantina tumbuhan, dan karantina ikan akan diintegrasikan menjadi satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Menyangkut soal ikan, padahal yang namanya otoritas untuk pengobatan itu harus ada, di Indonesia belum ada, sehingga komisi IV menerima delegasi dokter hewan Indonesia, mengusulkan undang-undang sistem kesehatan hewan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved