Pria di Mojokerto Sabit Teman Sendiri Akibat Cemburu, Polisi:Kabar Perselingkuhan Belum Tentu Benar

Sukadi harus diamankan Polsek Sooko Mojokerto akibat menyabet tangan Mulyono pada Senin (1/4/2019) lantaran menuding korban jadi selingkuhan istri

Pria di Mojokerto Sabit Teman Sendiri Akibat Cemburu, Polisi:Kabar Perselingkuhan Belum Tentu Benar
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Sukadi, Pria Mojokerto penyabet lengan selingkuhan istrinya, dimintai keterangan oleh petugas Polsek Sooko, Senin (1/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, Mojokerto - Sukadi harus diamankan Polsek Sooko Mojokerto akibat menyabet tangan Mulyono pada Senin (1/4/2019).

Sukadi mengaku tak kuasa menahan emosi lantaran menuding Mulyono sudah berselingkuh dengan istrinya yakni Wiji Pariyani.

Meski Sukadi mengaku seperti itu, Kapolsek Sooko AKP Purnomo belum menemukan kebenarannya. Isu perselingkuhan itu disebut AKP Purnomo hanya dari perkataan orang.

"Tersangka tidak mengetahui langsung perselingkuhan istrinya, hanya berdasar kata orang," katanya, Senin (1/4).

(Ditangkap Polisi, Pria di Mojokerto Mengaku Lega Bisa Sabet Selingkuhan Istrinya Pakai Sabit)

(Masih Dilakukan Autopsi pada Mayat Laki-Laki di Kos Tulungagung, Sebagian Sudah Dimakan Belatung)

Purnomo menyebutkan pihaknya mendapat laporan terkait penganiayaan di Desa Ngingasrembyong sekira pukul 20.00 WIB, Senin (1/4/2019).

Penganiayaan ini dilakukan Sukadi dengan cara menyabetkan sabit ke tangan kanan Mulyono.

"Tersangka diduga dibakar api cemburu. Menurut keterangan tersangka dirinya dendam karena istrinya selingkuh dengan korban (Mulyono). Setiap hari saat makan dirinya selalu terbayang-bayang wajah Mulyono," ujarnya.

Dendam kesumat itu dilampiaskan Sukadi saat bertemu dengan Mulyono dan istri di Jembatan Desa Tempuran.

"Akhirnya sore tadi kebetulan dia ke luar ada orkes tersangka bertemu anak korban (Mulyono) saat melintas di Jembatan. Dia mengetahui kalau orang tuanya juga menonton orkes. Kemudian pulang ambil sabit," ungkap AKP Purnomo.

Purnomo menyebutkan, kini korban dirawat di RSUD RA Basuni, Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Kondisi Mulyono saat ini telah membaik.

(Ditangkap Polisi, Pria di Mojokerto Mengaku Lega Bisa Sabet Selingkuhan Istrinya Pakai Sabit)

(Terungkap, Mayat Laki-Laki yang Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Tulungagung Gunakan Identitas Palsu)

"Kondisi korban baik, namun belum bisa diminta keterangan. Luka korban belum dijahit, hanya dihentikan darahnya. Nantinya korban dirujuk ke Rumah Sakit Citra Medika untuk dilakukan operasi," sebutnya.

Lebih lanjut dia menerangkan keterangan tersangka. Dari keterangan Sukadi mulanya dia menagih hutang ke Mulyono. Namun, hingga kini hutang tersebut belum dibayar.

"Saat menagih korban keceplosan bila dirinya sering tidur (berhubungan badan) dengan istri tersangka. Saat ditanya, istri tersangka membenarkan hal itu. Namun, korban belum mengaku terkait masalah itu," pungkasnya.

Reporter: Surya/Danendra Kusuma

(Korban Longsoran Gunung Kapur Sadeng Kabupaten Jember Ditemukan, Kondisi Mayat Sudah Tak Utuh Lagi)

(Mayat Wanita Tak Dikenal Ditemukan di Hutan Lindung Petak 3 Kasembon, Kondisi Tubuh Tak Utuh)

 

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved