Tawarkan Sabu-sabu di Lapangan Desa, Pemuda Asal Jombang Ini Diciduk Polisi, Pelaku Sempat Tak Ngaku

Petugas Polsek Jombang Kota, Polres Jombang menangkap Imam Sholeh (24), warga Dusun/Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota.

Tawarkan Sabu-sabu di Lapangan Desa, Pemuda Asal Jombang Ini Diciduk Polisi, Pelaku Sempat Tak Ngaku
SURYA/SUTONO
Imam Sholeh (kanan), tersangka pengedar sabu saat diinterogasi di Polsek Jombang Kota. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Petugas Polsek Jombang Kota, Polres Jombang menangkap Imam Sholeh (24), warga Dusun/Desa Banjardowo Kecamatan Jombang Kota.

Imam ketahuan mengedarkan narkotika jenis sabu, di lapangan Banjardowo, Selasa (2/4/2019).

Berbarengan itu juga disita dari pelaku barang bukti 1 (satu) klip plastik berisi sabu-sabu berat 0,24 gram, dan satu unit ponsel merek Samsung.

Kapolsek Jombang Kota, AKP Soeparno menuturkan, penangkapan bermula ketika polisi menerima informasi masyarakat yang menyebut marak transaksi narkoba di sekitar lapangan Banjardowo.

Hujan Deras di Lamongan, Tiga Desa Terdampak Banjir, Area Persawahan Pun Kebanjiran

Daftar Idol K-Pop yang Bakal Comeback April 2019: BTS, BLACKPINK, Apink, NCT127 hingga IZ*ONE

Polisi lantas melakukan penyelidikan, dan hasilnya mengarah kepada tersangka sebagai pengecer atau pengedar sabu di desa setempat.

"Maka, ketika ada informasi yang bersangkutan berada di lapangan desa setempat untuk menawarkan sabu kepada beberapa orang, kami menciduknya," kata Soeparno kepada surya.co.id (grup TribunJatim.com).

Semula tersangka menampik dirinya menyimpan sabu.

Beberkan Kronologi Kejadian Kasus Video Vlog Idiot, Ahmad Dhani Katakan Ini Sebelum Jalani Sidang

Pernah Bawa Persib Juara Piala Presiden, Djanur Berharap Sejarah Terulang Bersama Persebaya

Namun kemudian tersangka tak berkutik karena ketika digeledah, di sakunya tersimpan sabu seberat 0,5 gram.

"Pelaku diduga tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, menawarkan untuk dijual, membeli, menerima dan menjadi perantara dalam jual beli narkotika jenis sabu," sambung Soeparno.

Tersangka melanggar pasal 114 (1) pasal 112 (1) UURI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Ancaman hukumannya dipenjara paling lama 4 tahun," pungkas Soeparno. (Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved