7 Pelaku Pembunuhan di Jembatan Gadang Kota Malang Ditangkap

Pelaku pembunuhan di jembatan Gadang Kota Malang telah ditangkap oleh anggota Reskrim Polres Malang Kota.

7 Pelaku Pembunuhan di Jembatan Gadang Kota Malang Ditangkap
SURYAMALANG.COM/RIFKI EDGAR
Lokasi tempat Suyono (34) tewas pada Selasa pagi (2/4/2019) setelah dikeroyok dan ditusuk di Jembatan Gadang, Kota Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pelaku pembunuhan di jembatan Gadang Kota Malang telah ditangkap oleh anggota Reskrim Polres Malang Kota.

Hal itu dikatakan oleh Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dihubungi oleh SURYAMALANG.COM, Rabu (3/4).

AKP Komang membenarkan bahwa anggotanya telah menangkap para pelaku yang berjumlah tujuh orang.

Meskipun demikian, Komang belum bisa memberikan konfirmasi terkait nama-nama dari tujuh pelaku pengeroyokan tersebut.

"Ya, anggota kami telah menangkap tujuh orang pelaku yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Gadang," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kronologi tewasnya korban akibat dikeroyok oleh beberapa orang di Jembatan Gadang.

Pada saat itu, korban sempat mengantarkan dua orang perempuan ke Pasar Gadang setelah pulang dari tempat hiburan malam.

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Mayat Laki-Laki yang Ditemukan di Jembatan Gadang, Sebut Soal Dendam

Mayat Pria Mutilasi di dalam Koper Adalah Guru Honorer dari Kediri, Dikenal Pendiam Tapi Kreatif

Persebaya Vs Madura United, Djanur Tak Puas Bajul Ijo Hanya Menang Satu Gol dari Madura United

Satu diantara perempuan itu merupakan sepupu korban yang bernama Bella.

Setelah sampai di Pasar Gadang, tiba-tiba korban dikeroyok dan di tusuk di bagian perut.

Kemudian korban lari, dan akhirnya terjatuh di Jembatan Gadang.

"Pembunuhan ini mengarah ke motif dendam. Jadi, di antara perempuan ini ada yang sengaja mengajak korban ke pelaku pembunuhan," ucap Komang.

Dari hasil otopsi, dijelaskan Komang bahwa korban mengalami beberapa luka tusuk di bagian dada dan pinggang.

Sementara dibagian kepala korban mengalami memar dan terdapat luka di bibir korban.

Barang bukti yang diamankan oleh Polisi berupa Sepeda Motor Honda Beat Nopol N 4039 AAB, sandal yang dipakai pelaku dan Handphone.

"Jadi korban dipukuli, ditusuk dan diseret sebelum meninggal dunia," tandasnya.(Rifky Edgar /TribunJatim.com).

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved