Bupati Tuban Janjikan Bonus Bagi Warga yang Lapor Produksi Arak : Nilainya Sesuai Kebutuhan Pelapor

Bupati Tuban Janjikan Bonus Bagi Warga yang Lapor Produksi Arak : Nilainya Sesuai Kebutuhan Pelapor.

Bupati Tuban Janjikan Bonus Bagi Warga yang Lapor Produksi Arak : Nilainya Sesuai Kebutuhan Pelapor
SURYA/M SUDARSONO
Bupati Tuban, Fathul Huda saat memberikan jawaban atas pertanyaan awak media. 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Bupati Tuban Fathul Huda, menyampaikan akan memberikan apresiasi khusus bagi warga yang memberikan informasi terkait keberadaan tempat produksi arak.

Hal itu dilakukan karena bisnis minuman haram itu masih terus bergeliat di Bumi Wali (sebutan Tuban, red), meski terus dirazia oleh petugas.

"Kita akan beri apresiasi khusus bagi masyarakat yang melaporkan keberadaan produksi arak," Kata Bupati kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).

Kasus Korupsi Jaspel Kepala Puskesmas Widang, Bupati Tuban: Jika Hukuman di Atas 5 Tahun, Dipecat!

Korupsi Dana Desa Senilai Rp 152 Juta, Kades Mojoagung Tuban dan Suaminya Divonis 1 Tahun Penjara

Batas Akhir Pelaporan Sudah Lewat, Wajib Pajak di Kabupaten Tuban Masih Banyak yang Belum Lapor SPT

Polres Tuban Gerebek Produksi Arak, Pelakunya Residivis, Nekat Beroperasi Meski Untung Rp 100 Ribu

Meski menyatakan akan memberi apresiasi khusus, namun Bupati berlatar belakang kyai itu masih belum menjelaskan detail reward yang diberikan.

Namun yang pasti, bonus atau apresiasi itu akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang melaporkan.

"Ada apresiasinya nanti, nilainya menyesuaikan dengan yang dibutuhkan pelapor," Pungkasnya.

Sekadar diketahui, Polres Tuban bersama Bupati dan Komandan Kodim setempat menggerebek pabrik arak di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Selasa (2/4/2019).

Hasilnya, terdapat 3200 liter baceman (bahan baku arak, red) dan 30 liter arak sisa penjualan. Tempat produksi arak milik Suwarno (50) warga setempat itu setiap harinya mampu memproduksi 400 liter arak.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved