Polres Bangkalan Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu, Warga Tidak Usah Takut Datang ke TPS

Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan mengungkapkan, TNI/Polri dan Pemkab Bangkalan menjamin semua masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya saat

Polres Bangkalan Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu, Warga Tidak Usah Takut Datang ke TPS
Ahmad Faisol/Surya
Ratusan aparat keamanan menghadang sejumlah massa yang hendak menerobos ke Kantor KPU Bangkalan di Alun-alun Kota, Kamis (4/4/2019). Keributan diasumsikan lantaran massa tidak puas dengan hasil Pemilh 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Gelaran pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung hari.

Pihak aparat keamanan memastikan jaminan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Propinsi, dan DPRD Kabupaten pada 17 April 2019 mendatang.

Wakapolres Bangkalan Kompol Hendy Kurniawan mengungkapkan, TNI/Polri dan Pemkab Bangkalan menjamin semua masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya saat pemungutan suara.

"Masyarakat Tak usah takut datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Datang (ke TPS) dengan suasana hati senang," ungkap Hendy saat gelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam Rangka Pemilihan Legislatif dan Pilpres, Mantab Brata Polres Bangkalan di Alun-alun Kota, Kamis (4/4/2019).

Ia menjelaskan, kendati beberapa kawasan menjadi atensi pengamanan, namun hingga saat ini kondisi di Kabupaten Bangkalan secara umum tetap kondusif.

"Ada wilayah yang menjadi konsentrasi kami. Namun bukan berarti disebut zona merah," jelasnya.

Dalam simulasi tersebut, beberapa tahapan diasumsikan terjadi keributan. Seperti penghadangan saat pendiatribusian logistik, pembersihan alat peraga kampanye di masa tenang, hingga aksi unjuk rasa karena tidak puas dengan hasil pemilu.

Dalam unjuk rasa tersebut, anggota Pollres Bangkalan dan Kodim 0829 Bangkalan bersinergi memberikan pengamanan hingga memblokade massa yang berupaya merangsek masuk ke Kantor KPU Bangkalan.

Simulasi keributan dan pengamanan tersebut menjadi perhatian warga yang beraktifitas maupun yang melintas di sekitar Alun-alun Kota Bangkalan.

Gelar Sispamkota diikuti sekitar 400 personel. Terdiri dari anggota TNI/Polri, Satpol PP, hingga 1 SSK Brimob Polda Jatim lengkap dengan masing-masing armada.

Kondisi Terbaru Ani Yudhoyono, Tubuh Dipenuhi Selang, Ungkap Penyesalan yang Dibalas Anak Sulungnya

Teman Mayat Pria Tanpa Kepala Dalam Koper di Blitar, Rata-rata Bertingkah Gemulai

Warga Gedangan Sidoarjo Geger Penemuan Jenasah di Depan Kantor Kecamatan

Hendy memaparkan, gelar simulasi Sispamkota itu merupakan salah satu tahapan pengamanan yang harus dilalui pihak aparat keamanan.

"Ini sebagai gambaran kesiapan kami, TNI/Polri dan Pemda dalam menjamin keamanan dan kelancaran setiap tahapan pemilu," paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menerjunkan sedikitnya 350 personel dengan bantuan Polda Jatim dan 1 SSK Kodim 0829.

"Personel akan disebar ke semua TPS dan polsek-polsek guna memudahkan tindakan ketika terjadi hal yang tak diinginkan," pungkasnya kepada Tribunjatim.com. (Ahmad Faisol/TribunJatim.com).

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved