Jalan Turun, Jalan Sultan Agung Jember Ditutup Sementara

- Jalan Sultan Agung kawasan Jembatan Jompo, Kabupaten Jember yang turun dan retak belum diperbaiki secara permanen sampai Jumat (5/4/2019).

Jalan Turun, Jalan Sultan Agung Jember Ditutup Sementara
sri wahyunik/surya
Jl Sultan Agung jember ditutupi 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Jalan Sultan Agung kawasan Jembatan Jompo, Kabupaten Jember yang turun dan retak belum diperbaiki secara permanen sampai Jumat (5/4/2019).

Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII masih melakukan langkah-langkah darurat.

Setelah titik yang turun dan retak ditutup untuk perlintasan lalu lintas, kini kawasan itu diberi penutup. Dari pantauan Surya, area yang ditutup sepanjang 73 meter dengan lebar 3 meter.

Dari dua lajur yang ditutup untuk pemakai jalan raya, hanya satu lajur yang ditutupi memakai penutup. Area yang ditutup merupakan area yang kritis, yakni aspal yang retak memanjang dan turun. Area itu ditutup memakai penutup plastik.

Di sisi yang memanjang diberi penahan dari bata dan semen setinggi 10 centimeter. Di atasnya dipasangi rangka dari bambu, yang kemudian ditutup memakai plastik. Saat Surya mendatangi area itu, Jumat (5/4/2019) sore, penutup plastik belum terpasang semua.

Pamit ke Sawah, Kakek dari Jember Ini Belum Kembali ke Rumah, Petugas Gelar Operasi Pencarian

UPDATE TERBARU Mayat Tanpa Kepala, Polisi Sudah Periksa 14 Saksi, Satu Di Antaranya ASN dari Nganjuk

"Baru seminggu dikerjakan, diberi penutup ini jadi belum selesai. Diberi penutup supaya air tidak masuk ke retakan itu, supaya tidak semakin parah, sampai ada perbaikan katanya," ujar Amir, seorang pekerja yang mengerjakan proyek penutupan sementara itu kepada Tribunjatim.com.

Kawasan itu diberi penutup sementara sampai ada perbaikan permanen. Penutupan itu untuk menahan supaya air tidak masuk ke retakan yang memanjang di tengah lajur. Jika tergerus air terus menerus, dikhawatirkan kekritisan jalan raya itu semakin bertambah.

Belum ada keterangan resmi dari pihak BBPJN VIII kapan perbaikan permanen di jalan itu akan dilakukan. Beberapa waktu lalu, pihak Puslitbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginvestigasi penyebab turun dan retaknya jalan raya nasional tersebut. Perbaikan jalan itu menunggu hasil investigasi tersebut.

Seperti diberitakan, Jl Sultan Agung yang berada di atas Jembatan Jompo turun dan retak. Konstruksi embatan Jompo sendiri tidak terlihat karena modelnya seperti jalan raya pada umumnya.

Jembatan itu dikelilingi oleh bangunan pertokoan. Titik tersebut berada di tengah-tengah pusat perekonomian Jember, dan merupakan jalan poros.

Untuk mengurangi kekritisan jalan yang telah turun dan retak, petugas gabungan dari sejumlah instansi seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan BBPJN memutuskan untuk menutup lajur itu dari arus lalu lintas. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved