Gold For Work Bank Sampah PT Pegadaian Dimulai dari Sumenep, Warga Bisa Menabung Emas dari Sampah

Pelaksanaan Gold For Work Bank Sampah PT. Pegadaian (Persero) spektakuler telah dibuka secara serentak di 12 wilayah.

Gold For Work Bank Sampah PT Pegadaian Dimulai dari Sumenep, Warga Bisa Menabung Emas dari Sampah
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDS SYAHBANA
Dirut PT. Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dan Bupati Sumenep KH.A. Busyro Karim sedang membersihkan sampah dalam kegiatan Gold For Work Bank Sampah PT. Pegadaian (Persero) Serentak Dimulai Dari Sumenep. 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Pelaksanaan Gold For Work Bank Sampah PT. Pegadaian (Persero) spektakuler telah dibuka secara serentak di 12 wilayah.

Satu di antaranya ialah di Pondok Marengan Indah Desa Marengan Daya, Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur (Jatim), Sabtu (6/4/2019).

Peresmian Gold For Work Bank Sampah PT. Pegadaian (Persero) di sumenep tersebut, dihadiri langsung oleh Dirut PT. Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dan Bupati Sumenep KH.A. Busyro Karim.

Hari ini juga merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kementrian BUMN ke - 21 nanti pada 13 April mendatang.

(Tahun 2019, Pegadaian Targetkan Pertumbuhan Nasabah Naik 23,4 Persen)

(Banyuwangi Siapkan Program Clean and Gold, Konversi Sampah Jadi Emas Pegadaian)

"Kenapa pegadaian datang dengan bank sampah, karena kita ingin mendukung program Indonesia bersih. Sekaligus kita ingin memberi manfaat bagi Masyarakat sekitar," kata Dirut PT. Pegadaian (Persero) Kuswiyoto.

Menurut Kuswiyoto, Indonesia menelurkan 65 juta sampah setiap tahunnya, baik sampah organik dan non organik.

Pihaknya datang mulai dari Kabupaten Sumenep untuk memilah ampah menabung emas.

"Kami barharap Masyarakat bisa memilah sampah dan ditabung (dalam program) tabungan mas yang sangat berguna, karena ini bisa digadaikan boleh, dibentuk masnya boleh. Initinya " katanya.

Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim mengapresiasi terlaksananya kegiatan Gold For Work Bank Sampah PT. Pegadaian (Persero) di sumenep tersebut.

"Dari 126 pulau yang ada di sumenep sering menjadi pertanyaan para penguji tentang masalah sampah, oleh karena itu kami berharap sampah ini bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti," kata Busyro Karim.

Sebelumnya warga bisa membayar listrik dengan sampah, namun saat ini bisa menabung emas dengan sampah.

"Menyimpan emas dengan sampah, itu harus ditingkatkan kedepan," katanya.

Reporter: TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

(Bidik Nasabah Baru dan Apresiasi Nasabah Lama, Pegadaian Gelar Bazar di Surabaya selama Seminggu)

(Motor Ditinggal di Dekat Kantor Pegadaian, Pelaku Teror Bom di Pasuruan Lari Naik Bus)

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved