Masak Makanan Khas Kamboja, Chef Mawa Sarankan Bahan Prahok Bisa Diganti Terasi

Duta Besar Asosiasi Chef Indonesia untuk Kamboja, I Wayan Mawa menyampaikan tidak semua orang bisa menyantap masakan Kamboja untuk pertama kalinya.

Masak Makanan Khas Kamboja, Chef Mawa Sarankan Bahan Prahok Bisa Diganti Terasi
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Green Mango Salad, satu di antara menu dalam Cambodian Buffet yang ada di 209 Dining Restaurant Vasa Hotel Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Duta Besar Asosiasi Chef Indonesia untuk Kamboja, I Wayan Mawa menyampaikan tidak semua orang bisa menyantap masakan Kamboja untuk pertama kalinya.

Sebab, masakan Kamboja memiliki bahan dan teknik yang berbeda dari masakan di Indonesia.

"Orang-orang Kamboja cenderung menyukai menu makanan yang segar. Jadi mereka tidak terlalu suka goreng-gorengan, teknik memasak yang kerap mereka gunakan adalah panggang, rebus, atau kusus," paparnya saat Cambodian Cooking Class, Jumat (5/4/2019).

Vasa Hotel dan Duta Besar Asosiasi Chef Indonesia Bagikan Teknik Masak Lewat Cambodian Cooking Class

RESEP Kari Sach Moan ala Chef I Wayan Mawa, Menu Mahal yang Ada Saat Perayaan Cambodian New Year

Selain itu, masakan Kamboja memiliki bumbu yang sangat spesifik dalam hampir setiap masakannya.

Mereka selalu menambahkan prahok sebagai bahan penyedap rasa dalam makanan yang mereka masak.

"Kalau di sini, prahok itu sama halnya dengan terasi. Namun, bau amis dari prahok lebih menyengat dari terasi. Nah kebanyakan, orang yang pertama kali makan masakan Kamboja tidak tahan dengan bau ini," ujar Chef Mawa.

Chef Mawa menambahkan, perbedaan prahok dengan terasi adalah bahan pembuatannya.

Terasi merupakan fermentasi dari udang, sementara prahok merupakan fermentasi ikan, biasanya yang digunakan adalah ikan gabus.

Tinggal Tulang Belulang di Gunung Arjuno, Jenazah Faiqus Ditemukan oleh Pendaki yang Tersesat

Doa Luna Maya untuk Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Ada Harapan Selalu Rukun

Rasa dan aroma dari fermentasi ikan tersebut lah yang tidak dapat diterima semua orang.

Untuk itu, dalam kelas memasaknya bersama Vasa Hotel, Chef Mawa menyarankan untuk mengganti prahok dalam menu masakan Kamboja dengan terasi.

Tujuannya, agar rasa masakan bisa lebih ditolerir oleh lidah orang Indonesia.

Hal itu pun dilakukannya pada menu buffet ekslusif Exotic Cambodian yang disajikan dalam menu buffet 209 Dining Restaurant yang berada di Lantai 2 Vasa Hotel Surabaya.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved