Baru Diperbaiki, Jalan Raya Metatu-Cerme Gresik Rusak Lagi, Banyak Pengendara Motor Terjatuh

Baru Diperbaiki, Jalan Raya Metatu-Cerme Gresik Rusak Lagi, Banyak Pengendara Motor Terjatuh di Malam Hari.

Baru Diperbaiki, Jalan Raya Metatu-Cerme Gresik Rusak Lagi, Banyak Pengendara Motor Terjatuh
SURYA/WILLY ABRAHAM
Jalan alternatif Metatu rusak lagi, pengendara berhati-hati memilih jalan saat melintas, Minggu (7/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Baru beberapa bulan diperbaiki, jalan raya Metatu - Cerme rusak lagi.

Jalan alternatif penghubung dua kecamatan itu sering dilalui warga.

Jalan yang menghubungkan kecamatan Benjeng menuju Duduksampeyan itu kondisinya cukup memprihatinkan, jalan yang berlubang dan bergelombang membuat pengendara roda dua harus ekstra hati-hati.

Konser Musik Dangdut KPU Gresik untuk Sosialisasi Pemilu Sepi Penonton

Dukung Pemilu Damai dan Gembira, Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin Gelar Flashmob on the Street di Gresik

Tim Sukses dan Relawan Jokowi-KH Maruf Amin Ajak Masyarakat Gresik Olahraga Goyang Jempol

Dipasung Selama Dari 6 Tahun, Pasung Warga Gresik ini Akhirnya Dilepas

Titik kerusakan paling parah di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, kerusakan jalan hingga 100 meter.

Hal ini tentu sangat membahayakan apabila kurang berhati-hati menggunakan jalan alternatif tersebut.

Pada malam hari, jalan tampak gelap karena minimnya lampu penerangan jalan, hal ini dapat menyebabkan pengendara roda dua terjatuh.

Karena hanya menggunakan lampu kendaraannya untuk menghindari jalan rusak.

"Jalan ini tidak layak dilintasi apalagi kalau malam," ujar salah seorang pengendara, Faisol Ridho (25), Minggu (7/4/2019).

Menurutnya, banyak pengendara motor yang terjatuh terutama saat malam hari. Apabila hujan turun, jalan yang bergelombang menjadi licin.

Hujan yang mengguyur membuat lubang jalan yang cukup besar di tengah jalan tidak terlihat.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Femi Husada rusaknya jalan tersebut diakibatkan sistem drainase yang buruk, sehingga air yang menggenang membuat jalan cepat rusak.

Pihaknya mengaku proses perbaikan akan dilakukan dalam waktu dekat, terutama memperbaiki drainase agar tidak kembali rusak.

"Jalan itu akan ditingkatkan dan dilebarkan sekarang sudah masuk proses lelang," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved