Fasilitasi Sertifikasi Profesi Pengrajin Batik Tulis, Baddrut Tamam Ingin Batik Pamekasan Berkembang

Pemerintah Kabupaten Pamekasan memfasilitasi sertifikasi profesi batik tulis bagi para pengrajin batik tulis di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Fasilitasi Sertifikasi Profesi Pengrajin Batik Tulis, Baddrut Tamam Ingin Batik Pamekasan Berkembang
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (tengah) didampingi perwakilan dari Bekraf RI di hotel di Pamekasan, Minggu (7/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan memfasilitasi sertifikasi profesi batik tulis bagi para pengrajin batik tulis di wilayah Kabupaten Pamekasan bersama Badan Kreatif Republik Indonesia (Bekraf RI).

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, mengatakan, program sertifikasi profesi batik tersebut merupakan kerja sama antara Bekraf RI melalui Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Regulasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Batik.

Tujuannya untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kondusif bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya profesi batik di Kabupaten Pamekasan.

Sopir Kurang Konsentrasi, Mobil Box PT Pos Indonesia Jatuh ke Jurang di Ponjuk Pamekasan

Persebaya Kalahkan Madura United dan Malaju ke Final, Djanur Puji Mental Bertanding Pemain Bajul Ijo

Selain itu, kata Baddrut Tamam, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bahwa sertifikat kompetensi sangatlah penting dalam meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini juga bagian dari ikhtiar kami, dalam terus mendorong peningkatan ekonomi kreatif dan mewujudkan cita ideal Pamekasan Hebat, yakni Pamekasan rajjha, bajjrha tor parjugha," kata Baddrut Tamam, Minggu (7/4/2019).

Sektor ekonomi kreatif, kata Baddrut Tamam, memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Cuaca Ekstrem, Pasokan Berkurang, Harga Ikan Laut Naik Drastis di Pamekasan

Sektor ekonomi kreatif tersebut, menurut Baddrut Tamam, berjalan seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang membuat kompetensi industri ekonomi kreatif di lingkungan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), semakin menantang.

“Dan sebagai catatan, MEA tidak saja membuka bebas aliran barang, jasa dan investasi, melainkan juga tenaga kerja profesional yang berstandar internasional,” jelas Baddrut Tamam.

Adanya sertifikasi profesi pengrajin batik tulis di Pamekasan diharapkan dapat meningkatkan profesionalis para pengrajin batik Pamekasan dalam menghadapi persaingan pasar bebas Asean.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved