Pemkab Tuban Berharap 26 Pekerja yang Diberhentikan PT Swabina Dipekerjakan Kembali

Massa kaum buruh berdemonstrasi di Tuban menuntut 26 orang yang bekerja di PT Swabina dipekerjakan kembali setelah diberhentikan per 1 April 2019.

Pemkab Tuban Berharap 26 Pekerja yang Diberhentikan PT Swabina Dipekerjakan Kembali
SURYA/MOCHAMMAD SUDARSONO
Perwakilan Pemkab Tuban melakukan mediasi terhadap pengunjuk rasa dalam hal ini FSPMI atas pemberhentian 26 pekerja oleh perusahaan, Senin (8/4/2019)  

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Tuban, telah menerima aspirasi pengunjuk rasa dari massa Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Pemkab Tuban, Senin (8/4/2019).

Massa kaum buruh berdemonstrasi di beberapa titik, di antaranya Kantor Swabina Gatra, kantor Semen Gresik, Dinas terkait,  dan Pemkab Tuban.

Mereka menuntut 26 orang yang bekerja di PT Swabina dipekerjakan kembali setelah diberhentikan per 1 April 2019.

"Kita sudah mediasi, pemkab berharap pekerja yang diberhentikan bisa dipekerjakan kembali," Kata Kabid Hubungan Industrial Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Tuban, Wadiono seusai mediasi.

VIRAL Bayi Berkepala Dua Meninggal di Usia 3 Hari, Ayah Ungkap Kondisi Tubuh Ibu Saat Hamil & Pasrah

(Ada Logo Menyerupai Logo Pemkab Tuban di Kalender Prabowo-Sandi, Bawaslu Akan Panggil BPN Tuban)

(Relawan Buruh KSBSI Solid Menangkan Jokowi-Maruf Amin dan Fandi Utomo PKB)

Dia menyatakan, telah menjelaskan prosedur terkait permasalahan ketenagakerjaan sesuai UU nomor 2 tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Tahapan-tahapan juga telah disampaikan. Termasuk bipartit perundingan antara perusahaan dan pekerja atas gejolak pemberhentian operasional mesin Ink Jenk Print milik Semen Gresik. Dalam hal ini dikerjakan PT Swabina Gatra.

"Tanggal 4 April kemarin kita mediasi, tapi pihak Semen tidak datang, hingga berujung aksi seperti hari ini. Tapi Kamis (11/4/2019) akan kita mediasi semua, kita ingin ada solusi terbaik," Terangnya.

Dia menambahkan, pihak perusahaan juga dimungkinkan akan mengakomodir pekerja yang diberhentikan tersebut.

Pihaknya juga akan menyampaikan risiko-risiko terberat jika perusahaan tidak mau mengakomodir.

"Pihak Semen dimungkinkan akan mengakomodir permaslahan tersebut, akan dibahas pada mediasi," Pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved