Satpol PP Gresik Copot 20 Reklame Tak Berizin

Reklame tak berizin yang berada di jalan Kabupaten Gresik ditertibkan oleh Satpol PP. Reklame liar itu selain merusak pemandangan juga dipaku di pohon

Satpol PP Gresik Copot 20 Reklame Tak Berizin
Willy Abraham/Tribunjatim
Petugas Satpol PP mencopot reklame yang berada di pertigaan Suci, Senin (8/4/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Reklame tak berizin yang berada di jalan Kabupaten Gresik ditertibkan oleh Satpol PP. Reklame liar itu selain merusak pemandangan juga dipaku di pohon, Senin (8/4/2019).

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik, Abu Hasan mengaku tidak segan-segan langsung menertibkan reklame yang tidak memiliki izin.

"Langsung kita copot," tegasnya.

Menurutnya, para pemilik reklame liar ini cukup licik, mereka melakukan pemasangan secara sembunyi-sembunyi. Untuk memberikan efek jera cukup sulit. Pemberian peringatan juga akan sia-sia karena tidak diketahui siapa pemilik reklame liar ini.

Salah satu terobosan yakni melakukan operasi rutin dengan melakukan penyisiran. Selain tak berizin, pemasangan reklame liar juga merusak pohon.

"Pemasangannya di paku di pohon," ujarnya.

Polisi Temukan Uang Rp 155 Juta dari Dua Perampok yang Alami Kecelakaan di Blitar

Paula Verhoeven Diam Saat Ditanya Kabar Kehamilannya, Istri Baim Wong Beberkan Alasan pada Publik

Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Geruduk Bawaslu Pamekasan, Tagih Laporan Kampanye Hitam Kapolsek Kota

Dirinya juga mengingatkan, bila reklame tidak ingin dicopot secara paksa, maka pemasangan reklame harus disertai izin. Nantinya pemasangan reklame yang berizin akan dipasang sesuai tempat yang strategis sehingga tidak merusak pemandangan.

"Kalau berizin kan juga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)" jelasnya.

Selama masih ada yang memasang reklame tanpa mengurus izin di Pemkab Gresik, pihaknya akan terus melakukan penertiban. Meski sudah berizin namun telah habis masa izinnya tetapi tak kunjung dicopot maka akan ditertibkan secara paksa.

"Kalau kepergok masang reklame tanpa izin akan kami tindak kangsung," terangnya.

Kasi Pengembangan Sumber daya dan Kapasitas Personil Satpol-PP Gresik, Fransiska Dyah Ayu Puspitasari menyampaikan sebanyak 20 reklame diamankan dari 12 titik yang menjadi fokus penertiban. Kedepan petugas akan melakukan penyisiran di lokasi yang rawan dipasang reklame liar.

"Kita copot paksa reklame tak berpajak, reklame dipaku di pohon, APK rusak yang mengganggu pengguna jalan, hingga habis masa ijinnya," tutupnya. (wil/TribunJatim.com).

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved