Beredar Surat Polres Jombang HTI Bereinkarnasi, Eks Aktivis HTI: Reinkarnasi Ini Berbahaya Bagi NKRI

Beredar Surat Polres Jombang HTI Bereinkarnasi, Eks Aktivis HTI: Reinkarnasi Ini Berbahaya Bagi NKRI.

Beredar Surat Polres Jombang HTI Bereinkarnasi, Eks Aktivis HTI: Reinkarnasi Ini Berbahaya Bagi NKRI
SURYA/SUTONO
Mantan aktivis HTI, Ainur Rofiq. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Sebuah surat berkop Polres Jombang yang menyatakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bereinkarnasi di wilayah Jombang, beberapa waktu terakhir beredar di media sosial.

Surat ditujukan kepada Bupati Jombang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang, Jombang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. Intinya, agar instansi-instansi mewaspadai fenomena tersebut.

Ban Belakang Pecah, Mobil Box Muatan Oli Kemasan Terguling di Tol Jombang-Mojokerto

Ada 2 Lokasi Rest Area di Tol Jombang-Mojokerto, Jual Produk UMKM, Punya Ruang Terbuka Hijau

Kasun di Jombang Ini Benarkan Penyebar Ujaran Kebencian di Facebook Antonio Banerra Adalah Warganya

Halaqoh Kebangsaan di Tebuireng Jombang, Mengemuka Seruan Ulama Agar Wasit Netral dalam Pilpres

Mantan aktivis HTI Jawa Timur, Ainur Rofiq al-Amin (Gus Rofiq), secara terus terang mendukung langkah Kapolres Jombang Fadli Widiyanto tersebut.

"Saya setuju sekali. Polisi harus tegas menyatakan reinkarnasi HTI ini berbahaya bagi keutuhan NKRI," kata Gus Rofiq yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang ini kepada Tribunjatim.com, Selasa (9/4/2019).

Setelah dibubarkan, sambung Gus Rofiq, HTI bisa lebih berbahaya karena mereka menyusup ke mana-mana.

Mereka juga bereinkarnasi, misalnya seperti yang terdeteksi oleh polisi Jombang, dalam Komunitas Royatul Islam (Karim).

"Jumlah aktivis HTI yang bereinkarnasi ini saya perkirakan ratusan orang. Mereka menyebarkan gerakan radikalisme ke dalam lembaga-lembaga pendidikan. Karena itu tepat Polres mengeluarkan edaran kewaspadaan itu," tegas Gus Rofiq.

Dalam surat yang ditandatangani Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto ini, memang disebut HTI bereinkarnasi dengan dengan baju baru.

Namanya Komunitas Royatul Islam, disingkat menjadi Karim.

Polisi mengendus komunitas ini setelah di media sosial beredar posting soal aktivitas Karim ini.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved