Karena Depresi Perempuan Pakisaji Malang Gantung Diri, Ditemukan oleh Keponakan saat Main ke Rumah

Masyarakat Dusun Segaran, Gang Dukut, Desa Kendalpayak, Pakisaji, dihebohkan dengan aksi bunuh diri Endang Rahayu.

Karena Depresi Perempuan Pakisaji Malang Gantung Diri, Ditemukan oleh Keponakan saat Main ke Rumah
istimewa
Ilustrasi Gantung Diri 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Masyarakat  Dusun Segaran, Gang Dukut, Desa Kendalpayak, Pakisaji, dihebohkan dengan aksi bunuh diri Endang Rahayu. Wanita berusia 53 tahun itu tewas tergantung seutas tali di dapur rumahnya, Selasa (9/4/2019).

Keponakan korban bernama Zhabela Maharani alias Sasa (22) adalah orang pertama yang menemukan korban. Saat mengetahui bibinya gantung diri, ia lantas berteriak minta tolong.

Kanitreskrim Polsek Pakisaji, Ipda S Budi Santoso menjelaskan saksi memang tinggal berdekatan dengan rumah korban.

Diduga Terlilit Hutang, Pasutri di Tumpang Malang Nekat Gantung Diri, Posisi Kepala Berhadapan

Hendak Nonton Final Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Bonek Jember Ini Jatuh dari Truk dan Tewas

Unair Gelar KKN Pemilu Pertama di Indonesia, Mahasiswa yang Tak Nyoblos Dianggap Tidak Masuk Kuliah

Seringkali saksi didatangi korban sebelum berangkat kerja. Sampai pukul 8.00 WIB pagi ini tak kunjung datang, saksi kemudian mencari korban di rumahnya.

Kala itu pagar masih terkunci. Korban tak kunjung menjawab panggilannya, saksi kemudian memanjat pagar untuk mengetuk pintu.

Makin penasaran saksi mencoba melihat keadaan rumah lewat lubang ventilasi.

Terkaget-kaget, saksi berteriak karena melihat korban tewas gantung diri. Tak lama kemudian saksi meming tolong warga sekitar.

Warga yang penasaran akhirnya datang ke rumah korban hingga akhirnya melapor petugas Polsek Pakisaji

"Diduga, korban meninggal karena depresi. Diketahui korban juga hidup sendirian tanpa suami," terang Budi

Budi menambahkan, tak ada tandan kekerasan dari tubuh korban dari hasil olah TKP. Korban meninggal karena gantung diri.

"Keluarga menerima kejadian sebagai sebuah musibah dan tak menghendaki dilakukan visum," tutup Budi. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved