Wali Kota Malang Sutiaji Diperiksa KPK, GMPK: Korupsi di Kota Malang Belum Selesai

Wali Kota Malang Sutiaji menghadiri undangan pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi angkat bicara

Wali Kota Malang Sutiaji Diperiksa KPK, GMPK: Korupsi di Kota Malang Belum Selesai
SURYA/RIFKI EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji saat keluar dari Aula Sanika Satyawada, Polres Malang Kota, Selasa (9/4/2019). Sutiaji diperiksa oleh KPK sebagai saksi atas tersangka Sekretaris Daerah Kota Malang 2014-2015, Cipto Wiyono. 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN – Wali Kota Malang Sutiaji mendatangi undangan pemeriksaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hal ini dinilai Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Malang Raya, Abdul Aziz, adalah bagian dari upaya KPK membongkar kasus korupsi di Kota Malang.

Aziz menilai, KPK memiliki karakter kuat untuk membongkar kasus sampai tuntas.

“Jadi, secara umum KPK akan terus melakukan pendalaman terhadap pihak yang diduga terlibat dalam hal kasus anggota dewan. Karakter dari KPK yang saya lihat, tidak pernah berhenti menyelidiki orang atau pejabat,” ujar Aziz, Selasa (9/4/2019).

(BREAKING NEWS - Wali Kota Malang Sutiaji Dipanggil KPK untuk Jalani Pemeriksaan)

(OTT Anggota DPR RI, KPK Temukan 400 Ribu Amplop Berisi Uang akan Dibagikan Jelang Pemilu 2019)9

Aziz menilai kasus korupsi ‘uang pokir’ yang menyeret mantan Wali Kota Malang M Anton dan mantan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono belum seutuhnya selesai.

Masih ada beberapa pihak yang perlu dimintai keterangannya, dan bahkan mungkin juga patut diduga terlibat.

“Saya memang sebagai Ketua GMPK Malang Raya melihat belum selesai terkait korupsi ‘uang pokir’ ini. Karena tidak ada korupsi itu berdiri sendiri. Selalu melibatkan orang atau pihak lain,” katanya.

Sutiaji menjadi sosok penting karena saat itu menduduki jabatan sebagai Wakil Wali Kota Malang.

Menurut Aziz, sebagai orang nomor dua di Pemkot Malang, semestinya mengetahui apa yang terjadi. Bahkan, jikalau KPK sudah memiliki dua alat bukti yang cukup, kata Aziz, bisa saja Sutiaji ditahan.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved