Dinkes Mojokerto Cek Balita Berbobot Tak Normal, Alami Gizi Buruk dan Kelainan Tangan & Kakinya Kaku

Dinkes Mojokerto Cek Balita Berbobot Tak Normal, Alami Gizi Buruk dan Kelainan Tangan & Kakinya Kaku.

Dinkes Mojokerto Cek Balita Berbobot Tak Normal, Alami Gizi Buruk dan Kelainan Tangan & Kakinya Kaku
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto yang dipimpin Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Susy Dwi Harini dan Kepala Bidang Pencegahan dan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr Langit Kresna Janitra mengecek kondisi Ahmad Fajar (4), Rabu (10/4). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto mengecek kondisi Ahmad Fajar (4) balita berbobot tak normal asal Dusun Jatikumpul, Desa Mojokumpul, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Mojokerto, Susy Dwi Harini mengatakan, dari hasil pengecekan Fajar mengalami gizi buruk.

Sebab, berat badan Fajar tak normal.

Diduga Anggota DPRD Terlibat Penipuan, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Menerima Aduan Korban

Balita Berbobot Tak Normal di Mojokerto, Dinkes Akan Segera Mengecek Kondisi Fajar

Balita Usia 4 Tahun di Mojokerto Ini Cuma Punya Bobot 5 Kilo, Penyebabnya Keracunan Air Ketuban

Orang Tuanya Kaya, Anak Sandra Dewi Sudah Punya Jet Pribadi Meski Masih Balita, Lihat Penampakannya!

"Anak usia 4 tahun normalnya, memiliki berat badan di atas 10 kg. Sedangkan Fajar hanya 5,5 kg," katanya, Rabu (10/4).

Dia melanjutkan, selain menderita gizi buruk, Fajar diduga menderita penyakit penyerta lain atau memiliki kelainan.

Sehingga, langkah awal yang dilakukan yakni menanggulangi penyakit penyertanya.

"Kalau penyakit penyerta sudah ditanggulangi, gizinya bisa diperbaiki dengan cepat. penanggulangann gizi dilakukan sesuai standar operasional atau prosedur Dinas Kesehatan," katanya, Rabu (10/4).

Susy menyebutkan, Untuk kelainan pihaknya tidak tahu jelas. Sebab, wewenang menegakkan diagnosa penyakit adalah pihak dokter ahli rumah sakit.

Kelainan yang diderita Fajar yakni tangan dan kakinya kaku dan tak bisa mengunyah.

"Yang berwenang mendiagnosa penyakit penyerta yakni pihak dokter ahli dari rumah sakit. Fajar dibawa ke Rumah Sakit RA Basuni, Gedeg, Kabupaten Mojokerto untuk menjalani perawatan," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved