Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Canangkan Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM

Kantor Imigrasi Kelas II Madiun mencanangkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani

Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Canangkan Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM
(Surya/Rahadian bagus)
Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, mencanangkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), Selasa (9/4/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kantor Imigrasi Kelas II Madiun mencanangkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), Selasa (9/4/2019).

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Haris Sukamto, mengatakan pembangunan zona integritas harus dimulai dari depan dan dimulai yang terkecil.

"Mulai dari satpam, cleaning service, duta layanan, harus satu komitmen, kita harus bergerak bersama-sama untuk mewujudkan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM," kata Haris, saat memberi sambutan.

Dia mengatakan, para petugas tersebut merupakan garda terdepan yang pertama kali memberikan akses masuk bagi masyarakat ke kantor imigrasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, Yusup Umardani, mengatakan, untuk mewujudkan birokrasi yang sehat dan pelayanan yang bersih dari korupsi, membutuhkan waktu. Sebab, kata Umardani, membalikan mindset tidak semudah membalikan telapak tangan.

KPK Larang Iwan Kurniawan, Pengusaha Asal Malang ke Luar Negeri, Ada Apa?

6 Fakta Pengeroyokan Audrey Siswi SMP Pontianak oleh 12 Siswi SMA, Organ Intim Luka Serius

Ivan Gunawan Dikabarkan Akan Melamar Ayu Ting Ting, Sang Desainer Beri Jawaban Datar Namun Senang

"Pembangunan integritas ini tidak bisa langsung. Membalikan mindset itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kita harus selalu memberikan pemahaman supaya mindset itu berubah," katanya kepada Tribunjatim.com.

Dia menuturkan, untuk saat ini proses percepatan pelayanan kepada masyarakat sedang dilakukan. Umardani mencontohkan, proses pembuatan paspor bisa selesai dalam waktu dua sampai tiga hari.

Bahkan, ia mengklaim, pembuatan paspor bisa satu hari jadi apabila tidak ada gangguan sistem.

"Untuk pelayanan paspor bisa sehari jadi. Asal tidak ada gangguan sistem," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Umardani menuturkan tahun ini indeks kepuasan masyarakat terkait pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II Madiun menunjukkan trend positif, naik dari 75 persen menjadi 80 persen. Dia menargetkan, setelah deklarasi zona integritas, indeks kepuasan masyarakat bisa mencapai 100 persen.

Dia menyebut saat ini jumlah warga yang mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Madiun rata-rata 70 orang per hari. Warga yang mengurus paspor ini bukan hanya dari warga wilayah Madiun saja, tetapi ada juga yang dari luar Madiun seperti Surabaya. (rbp/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved