Beli Sabu-sabu di Perseh Bangkalan, Pria Asal Surabaya ini Dibekuk Polisi

Sosok Risma, warga Kampung Rabesan Desa Parseh Kecamatan Socah menjadi buruan Satreskoba Polres Bangkalan. Pasalnya, rumah perempuan itu kerap menjadi

Beli Sabu-sabu di Perseh Bangkalan,  Pria Asal Surabaya ini Dibekuk Polisi
Today Online
Ilustrasi penangkapan 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sosok Risma, warga Kampung Rabesan Desa Parseh,  Kecamatan Socah menjadi buruan Satreskoba Polres Bangkalan. Pasalnya, rumah perempuan itu kerap menjadi lokasi transaksi narkoba.

"Saat penggerebekan, penjual (Risma) kabur. Kami tengah menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyiannya," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Suyitno, Kamis (11/4/2019).

Penggerebekan itu terjadi ketika Risma tengah melayani dua pembeli di rumahnya, Selasa (9/4/2019). Ia kabur sementara dua pembelinya berhasil ditangkap.

Mereka adalah Heriyanto (31), warga Jalan Sawah Pulo, Semampir-Surabaya dan Moh Haris (29), warga Kampung Rabesan Desa Parseh Kecamatan Socah.

"Heriyanto juga beralamatkan di Kampung Rabesan. Keduanya sudah kami amankan di mapolres," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Merasa Dihalangi, Ahmad Dhani Memberontak dan Bersitegang dengan Jaksa Pengawal Tahanan

Ban Pecah, Truk Bekicot Terguling di Tol Jombang - Mojokerto, Ribuan Bekicot Penuhi jalan

TIket KA Lokal Blitar-Surabaya Sabtu Ini Gratis, Yang Sudah Terlanjur Bayar Bisa Ambil Lagi Uangnya

Dari tangan keduanya, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu kantong plastik klip kecil berisi sabu berat kotor 0,36 gram dan sebuah bong lengkap dengan sedotan dan pipet kaca yang masih menyisakan kerak sabu seberat kotor 1,62 gram.

"Ada juga satu buah kompot sabu dan korek api gas. Keduanya tengah kami periksa secara intensif," pungkasnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, Kasatreskoba Polres Bangkalan AKP Puguh Suatmojo mengungkap, pengintaian di sekitar rumah DPO Risma telah berlangsung sejak beberapa hari sebelum melakukan penggerebekan.

"Ada info dari masyarakat jika di rumah DPO sering dijadikan tempat bertraksi. Akhirnya kami bergerak saat menjelang waktu Magrib," ungkap Puguh.

Mantan Kapolsek Kamal itu menambahkan, keduaya dijerat Pasal 112 ayat (1) Jo 132 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Mereka terancam kurungam pidana selama di maksimal 5, tahun penjara," pungkasnya. (Surya/Ahmad FaisolTribunJatim.com).

 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved