Ini Motif Samsuri Kabur Dari Sel Tahanan, Ditembak Kedua kakinya, Menghuni Sel Lagi

Mat Sumar atau Samsuri, adalah otak kaburnya empat tahanan narkoba dari sel tahanan Polres Pasuruan Kota 22 Maret 2019.

Ini Motif Samsuri Kabur Dari Sel Tahanan, Ditembak Kedua kakinya,  Menghuni Sel Lagi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tahanan kabur sejak Maret 2019 dicokok Polres Pasuruan Kota. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Mat Sumar atau Samsuri, adalah otak kaburnya empat tahanan narkoba dari sel tahanan Polres Pasuruan Kota 22 Maret 2019.

Karena ulahnya, tiga tahanan lainnya juga ikut kabur dari tahanan. Samsuri ditangkap di rumah pamannya, Kamis (11/4/2019) malam.

Kini, ia kembali meringkuk di sel tahanan Polres Pasuruan Kota. Kedua kakinya dihadiai timah panas oleh polisi.

Yang bersangkutan ditembak setelah berusaha melarikan diri saat polisi menggerebek rumah pamannya di Desa Sumberdawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

"Tersangka digerebek saat menunggu temannya untuk membayar hutang. Dia adalah otak dari kaburnya empat tahanan. Kami berhasil menangkapnya. dan sisa tiga orang tahanan yang masih belum tertangkap, masih dalam pengejaran," kata Kasubaghumas Polres Pasuruan Kota AKP Endy P

Ia menerangkan, dalam pemeriksaan, ternyata Samsuri ini kabur dari tahanan dengan cara merusak jeruji sel tahanan dengan gergaji.

Ternyata, Dahlan Iskan Mendukung Prabowo di Pilpres

Kondisi Terkini Ani Yudhoyono, Duduk di Kursi Roda Depan SBY & Tulis 1 Kalimat, Perhatikan Tubuhnya!

Tubuhnya Bertuliskan Nama Jokowi dan Prabowo, Harga Ikan di Banyumas Ini Capai Puluhan Juta Rupiah

Kata dia, gergaji itu didapatkan dari teman Samsuri saat datang menjenguk ke sel tahanan. Teman tersangka ini menyelipkan gergaji ke dalam sel tahanan.

"Jadi tersangka merusak sel dengan gergaji. Setelah itu, ia keluar dan meninggalkan sel. ia juga mengajak tiga tahanan lainnya untuk meninggalkan sel tahanan," jelas dia.

Sebelum ditangkap, Samsuri sempat berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain. Ia pun menjelaskan, Samsuri sempat ke Malang dan beberapa kota lainnya. Setelah itu, ia kembali ke rumah pamannya itu.

Pengembangan kasus dari penangkap ini, Polisi juga menangkap Beny, 43, warga Petamanan, Kota Pasuruan yang menyelundupkan gergaji besi ke ruang tahanan saat membesuk.

"Dulu Beny juga pernah dipenjara atas kasus narkoba," jelasnya saya lupa

Dihadapan penyidik, Samsuri mengaku melakukan tindakan nekat itu karena takut ditunggu musuh-musuhnya di dalam Lapas.

"Samsuri kayaknya punya musuh di penjara. Makanya dia lari dan ketakutan. Ia akhirnya memutuskan untuk kabur. Ini masih kami kembangkan," pungkas dia. (lih/TribunJatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved