Mudahkan Akses Permodalan, 3.000 Petani Garam se-Madura dapat Akses KUR

Sebanyak 3.000 petani garam se-Madura akhirnya bisa mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Mudahkan Akses Permodalan, 3.000 Petani Garam se-Madura dapat Akses KUR
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Darmin Nasution bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat melihat perbedaan kualitas hasil produksi garam tradisional dengan teknologi geomembran, di sela penyerahan program KUR untuk petani garam di Kabupaten Pamekasan, Sabtu (13/4/2019) siang. 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 3.000 petani garam se-Madura akhirnya bisa mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Penyaluran KUR ini dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Darmin Nasution bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan jajaran bank himbara di Kabupaten Pamekasan, Sabtu (13/4/2019) siang.

Momen ini menjadi kali pertama bagi para petani garam Madura bisa mendapatkan akses pinjaman keuangan dari program KUR.

Final Piala Presiden 2019, Arema FC vs Persebaya: Gubernur Khofifah dan Puan Maharani Ikut Histeris

Sebab sebelumnya, petani garam tidak dimasukkan dalam kategori penerima akses KUR lantaran petani garam masuk ke kategori pertambangan.

Hal itu diakui oleh M Zaini, petani garam, dengan luasan 44 hektare, ia mendapat penyerahan pinjaman sebesar Rp 25 juta.

Selain Zaini, juga ada banyak petani yang mendapatkan pinjaman, bahkan mencapai Rp 300 juta, bergantung dengan luasan lahan tambak garam yang dimiliki.

"Sebelumnya kami memang kerepotan untuk mendapatkan akses keuangan untuk modal. Sekarang ada KUR, sudah enak ini, bunganya hanya 7 persen per tahun. Alhamdulillah saya termasuk yang dapat," kata Zaini.

Khofifah Bakal Galakkan Kejar Paket di Jawa Timur untuk Tingkatkan IPM yang Masih Rendah

Ia mengatakan, ada sejumlah kendala dalam memproduksi garam.

Terutama saat musim hujan, sering terjadi penurunan kualitas dan juga harga garam saat panen.

Sekarang, dikatakan Zaini, harga jual garam dari pertani Rp 1,2 juta per ton.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved