Curah Hujan Tinggi, 2.000 Rumah Warga dan Puluhan Hektare Sawah di Lamongan Terdampak Banjir

Banjir akibat curah hujan tinggi di wilayah Lamongan semakin meluas. Sebanyak 2000 rumah warga dan puluhan lahan pertanian tergenang banjir.

Curah Hujan Tinggi, 2.000 Rumah Warga dan Puluhan Hektare Sawah di Lamongan Terdampak Banjir
SURYA/HANIF MANSHURI
Upaya warga Desa Gedongboyountung membendung air, namun tak kuasa lagi, karena naiknya air begitu cepat, Minggu (14/04/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Banjir akibat curah hujan tinggi di wilayah Lamongan semakin meluas.

Sebelumnya, sebanyak 2000 rumah tergenang, kini diperkirakan bertambah seiring volume air di Kecamatan Turi, Deket, Karangbinangun, Glagah, Kalitengah semakin bertambah.

Upaya penanggulangan membendung jalan - jalan desa sudah tidak bisa ditangani masyarakat.

"Dilepas saja, gimana lagi. Lha wong airnya mengejar terus," kata Ridlwan, warga Desa Gedongboyountung Kecamatan Turi Lamongan kepada Surya.co.id (grup TribunJatim.com), Minggu (14/4/2019).

Mengenal Kurma Sukari atau Kurma Sukkari, Si Ratu Kurma dari Arab Saudi dan Termasuk Jenis Mahal

Cerita Ashanty-Anang Beda Pilihan Presiden, Video Keluarga saat Nonton Debat di Kamar Ramai Komentar

Sebenarnya warga sudah berusaha membendung luberan air di jalan desa yang terus meninggi agar tidak masuk kampung atau pemukiman warga.

Tapi langkah itu tidak mampu membendung volume air yang cukup cepat akibat curah hujan tinggi.

Semua anak sungai yang melintasi di beberapa kecamatan yang mayoritas masyarakatnya petambak itu penuh dengan air.

Bahkan sampai mengakibatkan banjir ke banyak kecamatan di wilayah tambak.

Masyarakat yang berupaya mengatasi banjir, tidak mampu lagi.

"Istilahnya ya kejar - kejaran dengan air," ungkap Aziz, warga lainnya.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved