Didorong Cuaca dan Pendampingan dari Pemerintah, Panen Raya Srikaya Pasuruan Tahun Ini Maksimal

Tahun ini, para petani buah srikaya di Kabupaten Pasuruan mengalami musim panen yang melimpah. Hasil panen raya buah srikaya, memuaskan.

Didorong Cuaca dan Pendampingan dari Pemerintah, Panen Raya Srikaya Pasuruan Tahun Ini Maksimal
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Tahun ini, para petani buah srikaya di Kabupaten Pasuruan mengalami musim panen yang melimpah. Hasil panen raya buah srikaya, memuaskan. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Tahun ini, para petani buah srikaya di Kabupaten Pasuruan mengalami musim panen yang melimpah.

Hasil panen raya buah srikaya, memuaskan.

Catatan merugi yang dialami petani di Rembang, Kabupaten Pasuruan sangat minim sekali.

Hasil panen buah srikaya ini sangat banyak sekali.

Dilihat dari kualitas hingga kuantitasnya pun juga baik.

Bupati Jember Blusukan di 3 Pasar Tradisional, Cek Kesiapan Pedagang ke Pasar yang Sudah Direnovasi

Batas Akhir Pelunasan Biaya Haji Tahap I Ditutup 15 April Ini, Jangan Sampai Lupa!

Buahnya besar tidak ada yang cacat, dan tidak ada yang diserang hama sama sekali.

Ketua Gapoktan Srikaya Kabupaten Pasuruan Munir menjelaskan, para petani srikaya sangat bersyukur tahun ini.

Hasil melimpah dan harga pun normal tidak jatuh.

"Tahun lalu, para petani yang gagal panen dan merugi banyak. Tapi allhamdulillah tahun ini semuanya lancar dan hasilnya maksimal," katanya.

Ia menjelaskan, kemungkinan faktor cuaca yang membawa keberuntungan.

Artinya, musim hujan yang berlangsung lumayan lama membuat hasil panen raya maksimal.

Hotman Paris Menangis di Depan Lamborghini, Dapat Bingkisan Kerupuk dan Kacang dari Masyarakat

Pengakuan Bos Levis yang Nggak Pernah Cuci Celana Jeans Miliknya Lebih dari 10 Tahun, Kok Bisa?

"Biasanya April kan sudah musim kemarau. Ini masih ada saja hujan dan menguntungkan. Selain itu, ada pendampingan dari pemerintah. Intinya, kami bersyukur hasil panen maksimal," jelasnya.

Menurut dia, harga srikaya dengan ukuran kecil dijual dengan harga Rp 7.000, sedang Rp 13.000, dan besar Rp 15.000.

"Srikaya kami kirim ke Probolinggo, Sidoarjo dan beberapa daerah lainnya. Kami berharap, semoga panennya seperti ini terus biar menguntungkan petani," pungkas dia. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved