Arumi Bachsin Perkuat PKK Desa Buat Tingkatkan IPM Jatim Hingga Sukseskan Pencegahan Stunting

Arumi akan memberikan penguatan untuk Tim Penggerak PKK Desa untuk tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta pencegahan stunting.

Arumi Bachsin Perkuat PKK Desa Buat Tingkatkan IPM Jatim Hingga Sukseskan Pencegahan Stunting
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Arumi Bachsin, Ketua TP PKK Jawa Timur, saat menghadiri Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengelola Progran Prioritas Nasional Provinsi Jawa Timur 2019 di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Senin (15/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkomitmen membantu program pemerintah Provinsi Jawa Timur meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Arumi Bachsin memberikan penguatan untuk Tim Penggerak PKK Desa, saat menghadiri Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengelola Progran Prioritas Nasional Provinsi Jawa Timur 2019 di Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Senin (15/4/2019).

Arumi, yang kini menjabat sebagai Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur itu mengatakan PKK Desa merupakan ujung tombak dalam menjalankan dan menggerakkan program prioritas nasional dan program pemerintah provinsi Jatim.

Mulai program pencegahan stunting, peningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), serta penurunan angka kemiskinan.

Impor di Jatim Selama Maret 2019 Capai Nominal 1,77 Miliar Dolar, Paling Besar dari Sektor Nonmigas

Pemkot Batu Alokasikan Dana Bosda SD dan SMP, Kadispendik Sebut Kini Masih Rekap Data

"Desa merupakan daerah yang sangat strategis untuk menyelesaikan permasalahannya masing-masing. Apalagi desa memiliki dana desa. Karena itu TP PKK Kabupaten/Kota ikut berperan memperkuat PKK di desa. Fungsi controllingnya harus diperkuat," ujar ibu dua anak ini.

Menurutnya, PKK adalah shadow government yang memiliki tugas yang sama dengan pemerintah.

Jika PKK Desa bisa diperkuat maka bisa mensinkronkan program prioritas dalam implementasi 10 program PKK untuk mencegah stunting, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan IPM.

Selain memperkuat PKK Desa, dirinya juga meminta Ketua TP PKK Kabupaten/Kota bersama BKKBN menjadikan Posyandu sebagai sektor strategis.

Bukan hanya sebagai fungsi kontrol dan imunisasi, tetapi bisa untuk pendataan memantau jumlah stunting di daerah masing-masing.

Dijelaskan Arumi dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang, salah satu usaha yang telah dilakukan pemerintah adalah melalui penetapan Proyek Prioritas Nasional Penanggulangan dan pencegahan stunting.

Program ini dimulai pada tahun 2017 dengan membentuk tim Intervensi yang terintegrasi dengan melibatkan beberapa kementerian/lembaga.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved