Beli Mobil Pemadam Kebakaran Baru, UPT Damkar Kabupaten Malang Siapkan Dana hingga Rp 1,6 Miliar

UPT Damkar Kabupaten Malang menyiapkan Rp 1,6 miliar untuk melakukan pembelian satu unit mobil pemadam kebakaran.

Beli Mobil Pemadam Kebakaran Baru, UPT Damkar Kabupaten Malang Siapkan Dana hingga Rp 1,6 Miliar
SURYA.CO.ID/ERWIN WICAKSONO
Petugas Damkar Kabupaten Malang mengoperasikan mobil pemadam kebakaran, April 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - UPT Damkar Kabupaten Malang  menyiapkan Rp 1,6 miliar untuk melakukan pembelian satu unit mobil pemadam kebakaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPBK) Damkar Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan saat ini masih pada proses lelang.

"Sekarang pada  proses lelang, kami ajukan untuk pembelian 1 unit mobil dengan kapasitas 3 ribu liter. Nantinya apabila tidak ada kendala, proses lelang kendaraan pemadam kebakaran diperkirakan akan berlangsung dalam 2 bulan kedepan. Alokasi dana sebesar Rp 1,6 miliar, targetnya Agustus sudah datang," terang Goly ketika dikonfirmasi, Minggu (14/4/2019).

Kasus Pembunuhan Pembajak Sawah di Malang Belum Terungkap, Polisi Sebut Dugaan Sementara Perampokan

TERKUAK Pemutilasi Guru Honorer Sempat Minta Maaf ke Ibu, Firasat Sang Ibu Muncul Lihat Foto Koper

Gadis Usia 6 Tahun Tewas di Tangan Adiknya Sendiri Akibat Orang Tua Letakkan Pistol Sembarangan

Goly menambahkan, alasan pihaknya melakukan penambahan armada karena enam unit mobil pemadam kebakaran yang dimiliki oleh UPT Damkar dinilai kurang mencukupi.

Mengingat Kabupaten Malang yang memiliki wilayah yang luas membutuhkan mobil damkar dengan performa prima.

Di sisi lain, Goly mengakui pihaknya saat ini tengah membutuhkan personel damkar. Ia menyebut wilayah seluas Kabupaten Malang minimal membutuhkan 5 pos dampar.

"Saat ini masih ada dua pos yakni kota (Malang) dan di Kepanjen.  Standartnya itu harusnya normal respon time kami dari panggilan sampai ke lokasi antara 20-30 menit. Nah sekarang kalau harus menjangkau TKP yang jauh seperti Kasembon, Ampelgading, Tirtoyudo, Donomulyo, atau Kalipare paling tidak baru sampai setelah 1,5 jam," jelas  Goly.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved