Persebaya

Blunder Kiper Sebabkan Persebaya Surabaya Gagal Jadi Juara, Manajemen Segera Lakukan Evaluasi

Dua blunder kiper Persebaya Surabaya dalam dua laga final Piala Presiden 2019 melawan Arema FC menjadi catatan buruk

Blunder Kiper Sebabkan Persebaya Surabaya Gagal Jadi Juara, Manajemen Segera Lakukan Evaluasi
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Manajer Persebaya Candra Wahyudi bersama asisten pelatih Bejo Sugiantoro, Pelatih Utama Djadjang Nurdjaman, April 2019. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua blunder kiper Persebaya Surabaya dalam dua laga final Piala Presiden 2019 melawan Arema FC menjadi catatan buruk untuk dua kiper Persebaya, Miswar Saputra dan Abdul Rohim.

Miswar Saputra melakukan blunder pada leg pertama di Surabaya, dan Abdul Rohim melakukan kesalahan fatal pada leg kedua di Malang.

Akibatnya Persebaya Surabaya hanya memetik hasil imbang 2-2 pada leg pertama dan kalah 0-2 pada leg kedua atas Arema FC di final Piala Presiden 2019.

Insiden Blunder Kiper Persebaya Surabaya Sebabkan Kekalahan, Pelatih hingga Manajemen Carikan Solusi

Tak Sengaja Temukan Pistol di Bawah Bantal, Bocah Empat Tahun Ini Menembak Kepalanya Sendiri

Cemburu Membuat Tukang Ojek Ini Bunuh Anak Tirinya yang Sedang Hamil, Setelah Itu Minta Dihukum Mati

Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi mengatakan akan segera melakukan evaluasi atas kejadian tersebut.

"Kebetulan di dua laga final itu ada dua kali blunder yang jadi sorotan dan pasti akan kami evaluasi juga," ujar Candra Wahyudi.

Candra juga mengatakan sedang mencari tahu akar masalah dari blunder dua kipernya yang mungkin karena masalah mental atau teknis.

"Kami sudah bicarakan secara informal juga dan cari tahu masalahnya, apa faktor mental atau teknisnya yang harus di tingkatkan," ungkapnya.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved