Impor di Jatim Selama Maret 2019 Capai Nominal 1,77 Miliar Dolar, Paling Besar dari Sektor Nonmigas

Nilai Impor di Jatim pada Maret 2019 mencapai USD 1,77 milar atau naik sebesar 1,11 persen dibandingkan Februari 2019.

Impor di Jatim Selama Maret 2019 Capai Nominal 1,77 Miliar Dolar, Paling Besar dari Sektor Nonmigas
ISTIMEWA
Ilustrasi ekspor impor 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nilai Impor di Jatim pada Maret 2019 mencapai USD 1,77 milar atau naik sebesar 1,11 persen dibandingkan Februari 2019. Angka ini mengalami penurunan 0,40 persen dibandingkan Maret 2018.

Teguh Pramono selaku Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur mengatakan, impor nonmigas Maret 2019 mencapai USD 1,51 miliar atau naik 5,10 persen dibandingkan Februari 2019. Nilai impor nonmigas tersebut juga naik sebesar 4,99 persen dibanding Maret 2018.

"Impor migas Maret 2019 sebesar USD 266,65 juta atau turun 16,73 persen dibanding Februari 2019. Bila dibandingkan Maret 2018, angka tersebut turun sebesar 22,80 persen, " tutur Teguh.

Tak Sengaja Temukan Pistol di Bawah Bantal, Bocah Empat Tahun Ini Menembak Kepalanya Sendiri

Lagi, Dua Kapal Ikan Asing (KIA) Berbendera Vietnam Tertangkap di Laut Natuna, Diduga Pencurian Ikan

Gadis Usia 6 Tahun Tewas di Tangan Adiknya Sendiri Akibat Orang Tua Letakkan Pistol Sembarangan

"Secara kumulatif, selama Januari - Maret 2019, impor yang masuk ke Jawa Timur sebesar USD 5,574 miliar atau turun 0,10 persen dibandingkan Januari Maret 2018, sebesar USD 5,579 miliar, " imbuhnya.

"Golongan barang utama impor nonmigas bulan Maret 2019 adalah golongan Besi dan Baja sebesar USD 160,82 juta, berikutnya disusul golongan barang Mesin-mesin Pesawat Mekanik sebesar USD 151,24 juta dan golongan Gandum-ganduman sebesar USD 149,01 Juta, " katanya.

"Negara asal barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Maret 2019 adalah dari Tiongkok dengan nilai USD 1.341,67 juta (28,64 persen), disusul dari Amerika Serikat sebesar USD 338,42 juta (7,22 persen) dan impor dari Thailand sebesar USD 256,67 juta (5,48 persen) impor nonmigas dari kelompok negara ASEAN sebesar USD 730,51 juta (15,59 persen), sementara impor nonmigas dari Uni Eropa mencapai USD 428,66 juta (9,15 persen), " Tambah Teguh.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved