Kabupaten Pasuruan Tawarkan Eksotis Budaya dan Potensi Alam Sebagai Destinasi Wisata

Bupati Pasuruan, H. Irsyad Yusuf, SE, MMA, melalui video ‘Selayang Pandang Kabupaten Pasuruan’, yang ditayangkan di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini

Kabupaten Pasuruan Tawarkan Eksotis Budaya dan Potensi Alam Sebagai Destinasi Wisata
istimewa
Mewakili Bupati Pasuruan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Lulis Ratnawati Yudi, SE, (mengenakan jilbab dan baju warna hijau), foto bersama dengan Kepala Badan Penghubung Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Drs. Dwi Suyanto, MM, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Drs. Agung Marynono, M.Si, Ketua Paguyuban Warga Pasuruan di Jakarta, Eddy Hadijanto, beserta Cak dan Yuk Kabupaten Pasuruan, sebelum menyaksikan pergelaran ‘Anugerah Duta Seni dan Budaya Jawa Timur, di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (14/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Potensi daerah memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi industri kreatif. Baik potensi artistik, kerajinan, kuliner, alam, sejarah, maupun kompetensi lainnya.

 “Kami memiliki potensi alam luar biasa. Sumber air yang melimpah, susu sapi segar, buah dan sayur, bunga hias yang luar biasa, dari mulai ‘Sedap Malam’, hingga bunga ‘Krisan’,” papar Bupati Pasuruan, H. Irsyad Yusuf, SE, MMA, melalui video ‘Selayang Pandang Kabupaten Pasuruan’, yang ditayangkan di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (14/04/2019).

 Banyak destinasi wisata alam dan budaya, terang Irsyad, yang dapat dikunjungi di Kabupaten Pasuruan. Mulai dari Pantai Ranu Grati, pantai Penunggul, Bukit Kingkong Pananjakan, Gunung Arjuno, Air Terjun Kakek Bodo, Air Terjun Coban Baung, Taman Safari Prigen, Kebun Raya Purwodadi, Banyu Biru, Saygon Waterpark, hingga Kebun Bunga Krisan Tutur.

 “Kami mengundang Anda untuk datang ke Kabupaten Pasuruan. Ada Kebun Buah Strawberry, Kebun Apel Nongkojajar, perah Susu Segar Nongkojajar, hingga potensi alam Gunung Penanggungan. Atau menikmati kesejukan alam dan indahnya matahari terbit di Penajakan Bromo,” ajak Irsyad Yusuf, melalui tayangan video dalam perhelatan ‘Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur, yang diselenggarakan Badan Penghubung Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini.

 Pada acara gelar budaya tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Lulis Ratnawati Yudi, SE, mewakili Bupati Pasuruan menyampaikan, pentingnya lembaga pemerintah pusat, dan daerah, ikut mempromosikan industri kreatif sebagai landasan pertumbuhan ekonomi.

“Dan kearifan lokal harus menjadi basis pengembangannya. Strategi kebudayaan ikut menentukan arah perkembangan ekonomi kreatif,” ujar Lulis, sekaligus menyampaikan permohonan mohon maaf, Bupati Pasuruan tidak bisa hadir karena harus siaga menjelang Pemilu.

 Melalui apresiasi kesenian dan budaya daerah ini, lanjut Lulis, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi potensial wilayah yang dapat direkomendasikan sebagai destinasi wisata.

“Di Kabupaten Pasuruan banyak sanggar tari dan seni budaya. Ketika mereka bisa tampil di Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII), hal ini akan menjadi kebanggaan, dan menjadi cerita buat anak cucunya di kemudian hari,” tutur istri Bupati Pasuruan, yang pernah dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2017 oleh Pemerintah Pusat ini.

 Di pergelaran Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur ini, duta seni daerah Kabupaten Pasuruan, menampilkan tiga sesi pertunjukan, berupa teater arena, ’Bantengan’, tari kreasi ’Krisan’, dan drama tari, ’Legenda Candi Belahan’.

Kesenian ’Bantengan’ terinspirasi dari legenda Dewa Siwa yang memiliki abdi setia, bernama ’Nandi’.

Halaman
123
Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved