Persebaya

Masih Tahap Evaluasi Usai Gelaran Piala Presiden, Manajer Persebaya Belum Tentukan Penambahan Pemain

Setelah gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2019, sejumlah pihak santer menyuarakan agar manajemen Persebaya bongkar kembali pemainnya.

Masih Tahap Evaluasi Usai Gelaran Piala Presiden, Manajer Persebaya Belum Tentukan Penambahan Pemain
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Dedik Setiawan, Hanif Sjahbandi, dan Arthur Cunha, berebut bola dengan Striker Persebaya Surabaya, Amido Balde, dalam Final leg 2 Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (12/4/2019). Arema FC menjadi juara Piala Presiden 2019 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-0. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Setelah gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2019, sejumlah pihak santer menyuarakan agar manajemen Persebaya kembali membongkar komposisi pemainnya.

Termasuk juga opsi penambahan pemain di posisi tengah, yang sempat disampaikan oleh pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman. 

Sebab selama ini, Persebaya tergantung pada satu dua orang saja.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan langkah kongkrit.

Termasuk bongkar-pasang pemain karena semua masih masuk dalam tahap evaluasi.

Kembali Hadapi Persebaya, Manager Madura United: Lawan Persebaya Ibarat Ujian Ulang

Amido Balde Tampil Kurang Moncer Sepanjang Piala Presiden, Ini Komentar Pelatih Persebaya

“Kami belum sampai ketemu ke kesimpulan itu. Karena ini kan tim masih libur setelah kemarin final,” terang Candra, Senin (15/4/2019) usai hadiri launching buku “The Champions, Persebaya Sang Juara,” di Rumah Dinas Wakil Wali Kota.

“Jadi dalam beberapa hari, kami akan ketemu, akan dibahas lagi seperti apa, kurangnya apa, dan apa yang harus kami lakukan,” tambahnya.

Usai lakoni laga final, para punggawa Persebaya diliburkan hingga 19 April.

Selain untuk memberikan masa istirahat, juga untuk memberikan kesempatan pemain lakukan pencoblosan Pemilu 17 April nanti.

Meski belum ada evaluasi kongkit, namun Candra memastikan evaluasi tidak hanya dilakukan pada lini tertentu, tapi menyeluruh mulai lini belakang-depan.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved