Tunjangan Tumpeng ASN Pemkot Malang Dijanjikan Sutiaji Keluar Pekan Ini

Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan alasan mundurnya jadwal pencairan tunjangan penghasilan atau sering disebut Tumpeng yang tak kunjung terealisasi

Tunjangan Tumpeng ASN Pemkot Malang Dijanjikan Sutiaji Keluar Pekan Ini
ist
ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN – Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan alasan mundurnya jadwal pencairan tunjangan penghasilan atau sering disebut Tumpeng yang tak kunjung terealisasi hingga 15 April.

Kata Sutiaji, mundurnya jadwal pencairan itu karena masih menata perubahan regulasi.

Sutiaji mengaku perlu membuat regulasi baru karena ada sejumlah OPD yang dileburkan di jajaran Pemkot Malang.

“Tumpeng mundur karena kami menata perubahan wali kota terkait Tumpeng. Ada UPT yang disebut dari 43 jadi 13 dan nomenklatur berubah. Belum selesai itu, ada PP baru Nomor 12/2019 yang atur keuangan daerah,” ujar Sutiaji, Senin (15/4/2019).

(Sutiaji Berdialog dengan Para Tokoh Agama Atasi Persoalan Kota Malang, Mulai Sampah hingga Hoax)

(Pemkot Surabaya Akan Beri Tunjangan Rp 1 Juta Pada 1.400 Guru SD dan SMP Non PNS di Kota Surabaya)

Dipaparkan Sutiaji, salah satu klausul tumpeng yang akan diberikan adalah berbasis analisa beban kerja atau ABK untuk saat ini.

Nantinya, tunjangan apapun, tidak sekadar hanya berbasis pada ABK, tapi ada juga pada pelampauan kinerja yang akan dilakukan ke depan.

Sutiaji pun menegaskan, kalau Tumpeng akan cair dalam minggu ini.

“PP sebelumnya tetap dilakukan. Dalam minggu ini sudah jelas,” ungkap Sutiaji.

Sementara itu, seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa Tumpeng sangat bermanfaat untuk kebutuhan hidupnya.

Menurutnya, tidak hanya dia saja, mungkin juga seluruh ASN yang ada di Pemkot Malang.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved