Akhirnya, Kasus Bayi Tertukar di RSUD Dr Soetomo Lakukan Tes DNA, Hasilnya Keluar Dua Minggu Lagi

Langkah cepat diambil RSUD Dr Soetomo untuk menangani dugaan bayi tertukar yang dikeluhkan pasiennya.

Akhirnya, Kasus Bayi Tertukar di RSUD Dr Soetomo Lakukan Tes DNA, Hasilnya Keluar Dua Minggu Lagi
SURYA/NURAINI FAIQ
Bayi yang diduga tertukar di RSUD Soetomo Surabaya usai operasi caesar. Bayi ini merupakan anak dari pasangan Muh Mughni dan Siti Romlah, warga Pegirian, Kecamatan Semampir. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Langkah cepat diambil RSUD Dr Soetomo untuk menangani dugaan bayi tertukar yang dikeluhkan pasiennya.

Humas RSUD Dr Soetomo, dr Pesta Parulian menjelaskan pihak keluarga yang mendapat informasi awal bayi yang dilahirkan perempuan tidak bisa datang ke rumah sakit untuk di konfirmasi keterangannya.

Sehingga pihak rumah sakit mengambil langkah pembuktian ilmiah untuk mengkonfirmasi bahwa bayi yang diterima pasiennya merupakan darah dagingnya.

Kasus Bayi Diduga Tertukar, RSUD dr Soetomo Masih Tunggu Keluarga Bayi, Cocokkan Informasi

Tak Sengaja Temukan Pistol di Bawah Bantal, Bocah Empat Tahun Ini Menembak Kepalanya Sendiri

Gadis Usia 6 Tahun Tewas di Tangan Adiknya Sendiri Akibat Orang Tua Letakkan Pistol Sembarangan

"Kami bekerjasama dengan badan forensik kedokteran independen untuk menguji darah kedua orang tua dan bayi. Tadi ekspertnya yang datang dan mungkin dua mingguan hasilnya keluar,"ujar spesialis anestesi RSUD Dr Soetomo ini ketika dikonfirmasi SURYA, Selasa (16/4/2019) malam.

Dengan pengambilan sampel darah untuk tes DNA tersebut, lanjutnya, akan diketahui hasil golongan darah hingga DNA orang tua dan bayi. Sehingga bisa dibuktikan apakah bayi tersebut benar anak

"Selama menunggu hasil dan perawatan gabungan ibu dan bayi sudah selesai. Bayi boleh dibawa pulang dulu,"paparnya.

Karena menjadi prosedur pembuktian RSUD Dr Soetomo, dr Pesta memastikan seluruh biaya ditanggung oleh pihak rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan pasangan Muhni (55) dan Siti Romlah (44) meragukan bayi yang mereka terima setelah dilahir secara Sectio Caesaria pada Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 19.30 Wib.

Pasalnya pihak keluarga mendapat informasi dari perawat bahwa bayi yang dilakirkan perempuan, tetapi bayi yang diterima dua hari kemudian berjenis laki-laki.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved