Bawaslu Amankan 15 Warga Ponorogo, Temukan Uang Rp 66 Juta dan Daftar Penerima Money Politic Caleg

Bawaslu Amankan 15 Warga Ponorogo, Temukan Uang Rp 66 Juta dan Daftar Penerima Money Politic Caleg.

Bawaslu Amankan 15 Warga Ponorogo, Temukan Uang Rp 66 Juta dan Daftar Penerima Money Politic Caleg
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Petugas Bawaslu Ponorogo menunjukan barang bukti berupa uang yang diduga akan digunakan untuk money politics. 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo kembali mengamankan barang bukti uang senilai Rp 66.130.000 yang diduga akan digunakan sebagai money politic para calon anggota legislatif (caleg).

Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Ponorogo, Marji Nurcahyo, ketika dikonfirmasi Selasa (16/4/2019) siang membenarkan pengamanan barang bukti uang tunai Rp 66,1 juta yang diduga akan digunakan money politic pada pemilu serentak.

Kepergok Bagi Uang Untuk 19 Orang, Dua Pelaku Ini Ditangkap Warga Ponorogo, Amankan Uang Rp 1,3 Juta

Wanita di Ponorogo Ditemukan Tewas Dengan Luka Robek, Polisi Temukan Pisau dan Helm

Ambles Sepanjang 150 Meter, Jalan Raya Ponorogo-Pacitan KM 227 Dilakukan Buka Tutup

Ikuti IFW 2019, Desainer Asal Jatim Ulfa Mumtaza Bakal Angkat Busana Muslim Batik Khas Ponorogo

Marji menuturkan, Bawaslu Ponorogo bergerak setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.

Hasilnya, Bawaslu mengamankan uang tunai di sebuah rumah warga di wilayah Kecamatan Jambon, Senin (15/4/2019) malam.

"Tadi malam sekitar pukul 20.30 kami melakukan proses hingga pukul 01.00 dinihari," kata Marji.

Ia mengatakan, dari lokasi ditemukan barang bukti berupa uang pecahan Rp 20.000 dan Rp 10.000. Selain itu juga terdapat kartu bahan kampanye caleg.

Namun, saat ditanya dari partai mana, Marji enggan menyebutkan. "Belum bisa kami sampaikan," katanya.

Tak hanya itu, Bawaslu juga menemukan daftar penerima yang akan dikasih uang sebanyak 1500 orang dengan estimasi Rp 70.000 per orang.

"Rencananya didistribusikan ke pemilih untuk memenangkan caleg paketan DPRD kabupaten, DPRD propinsi dan DPR RI," katanya.

Selain mengamankan uang, tim gabungan juga mengamankan 15 orang yang bertugas untuk mendistribusikan uang tersebut ke pemilih.

15 warga itu masih dalam proses klarifikasi terkait temuan uang tersebut.

Saat ini Bawaslu masih memproses laporan masyarakat ini bersama sentra penegakan hukum terpadu. "Kalau terbukti maka masuk ranah pidana," kata Marji.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved