Indofood Mencari Bibit-bibit Peneliti Unggul di Universitas Trunojoyo Madura

250 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Ngudia Husada Bangkalan, dan Universitas Wiraraja Sumenepkumpul bareng di

Indofood Mencari Bibit-bibit Peneliti Unggul di Universitas Trunojoyo Madura
Ahmad Faisol/Surya
Tim Pakar Indofood Riset Nugraha (IRN) Prof Dr Ir Bustanul Arifin, MSc, PhD memberikan materi kepada mahasiswa dalam program IRN bertemakan, 'Pengembangan Sistem Pangan Berkelanjutan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal untuk Peningkatan Kesehatan, Kecerdasan, dan Prestasi Bangsa' di lantai X Gedung Graha UTM, Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sedikitnya 250 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Ngudia Husada Bangkalan, dan Universitas Wiraraja Sumenepkumpul bareng di Lantai X Gedung Graha UTM, Selasa (16/4/2019).

Mahasiswa tampak antusias mengikuti program Indofood Riset Nugraha (IRN) bertemakan, 'Pengembangan Sistem Pangan Berkelanjutan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal untuk Peningkatan Kesehatan, Kecerdasan, dan Prestasi Bangsa'.

IRN merupakan program penelitian yang dimulai sehak 2006 sebagai lanjutan dari Program Bogasari Nugraha di tahun 1998 oleh Bogasari Flour Mills.

Wakil Kepala Divisi Corporate Communications Indofood Stefanus Indrayana mengungkapkan, pemberian dana bantuan riset kepada mahasiswa Strata 1 yang tengah melakukan penelitian sebagai syarat menyelesaikan pendidikan.

"Kami secara konsisten berupaya menumbuhkan minat riset di kalangan generasi muda," katanya kepada Tribunjatim.com.

Menurutnya, riset merupakan salah satu instrumen penting untuk mengatasi permasalahan-permasalahan dan menghasilkan inovasi yang berguna bagi bangsa.

Tagihan RSUD Sidoarjo ke BPJS Kesehatan Mencapai Nominal 30 Miliar Setiap Bulannya, Ini Rinciannya

Hasil Pengumuman PMDK-PN 2019 di pmdk.politeknik.or.id/pengumuman, Masukkan Nomor Registrasi

LINK LIVE STREAMING ILC TvOne Hari Ini, Bakal Hadirkan Mahfud MD hingga Adik Prabowo

"Kami melihat cukup banyak potensi di Madura. Kelak bisa muncul peneliti unggul dari Pulau Madura," ungkapnya.

Indofood mensosialisasikan program IRN melalui roadshow ke sejumlah perguruan tinggi. Seperti Institute Tinggi Bandung untuk wilayah Jawa Barat.

Untuk wilayah Jawa Tengah, dipilih Universitas Semarang. Sedangkan untuk wilayah Jawa Timur, 'pencarian' bibit-bibit peneliti unggul dilakukan di UTM.

Objek penelitian adalah sumber daya pangan lokal yang berasal dari darat atau laut. Meliputi serelia jagung, sorgum, gandum, aneka umbi, kelapa sawit, rempah-rempah, hasil ternak, dan hasil laut.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved