Info Sehat

INFO SEHAT HARI INI - Mengenal Myoma Uteri, Tumor yang Menyerang Rahim, Bisa Sebabkan Kemandulan

Myoma Uteri atau yang juga dengan uterine fibroid merupakan sebuah Tumor padat yang tumbuhnya dari otot rahim.

INFO SEHAT HARI INI - Mengenal Myoma Uteri, Tumor yang Menyerang Rahim, Bisa Sebabkan Kemandulan
iStockphoto/Tharakorn
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Myoma Uteri atau yang juga dengan uterine fibroid merupakan sebuah Tumor padat yang tumbuhnya dari otot rahim.

Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis kandungan yang tergabung dalam Ginekologi Minimally Invasive Treatment Surabaya (GMITS), dr Henky M Masteryanto SpOG. 

"Jika dilihat, tumor ini tampak seperti gumpalan daging. Terjadi pada 50 hingga 70 persen populasi wanita. Namun hanya 20 hingga 50 persen yang merasakan adanya keluhan," tutur Henky.

Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Setelah Beberapa Menit Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji Atau Fast Food

INFO SEHAT HARI INI - Hindari 7 Kebiasaan Hidup Tidak Sehat Ini Jika Tak Ingin Ginjalmu Rusak

Ada beberapa faktor resiko yang menyebabkan Mioma Uteri, di antaranya adalah faktor genetik, hormon, dan pertumbuhan.

Selain itu, Henky menungkapkan, juga ada faktor obesitas.

Berbagai kondisi dapat terjadi karena penyakit mioma uteri, seperti gangguan menstruasi dan kesuburan.

"Selain itu, juga menyebabkan tersendatnya sperma ketika berhubungan badan. Kalau pun spermanya dapat menempel pada dinding rahim, maka ia tidak bisa menempel dengan baik. Apabila ternyata bisa hamil, kemungkinan terjadi keguguran," lanjutnya.

Ada beberapa tanda dan gejala yang ditimbulkan oleh penyakit Myoma Uteri ini.

"Antara lain adanya benjolan, merasakan nyeri utamanya ketika haid, gangguan menstruasi, infertilitas (kemandulan), abortus (keguguran), serta gangguan buang air besar dan buang air kecil," jelasnya.

Untuk mendiagnosis adanya mioma uteri, dapat melalui pemeriksaan fisik yaitu pemeriksaan dalam dan memanfaatkan ultrasonografi (USG) transvaginal.

Dalam pengobatannya, tutur Henky, tidak semua penderita mioma uteri diharuskan melakukan operasi. Disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. 

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved