Pilpres 2019

Dari Sekitar 2.900 Warga Binaan Rutan Medang, Hanya 504 Orang yang Bisa Mencoblos

Sebanyak 504 warga binaan Rutan Klas I Surabaya atau Rutan Medaeng gunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019.

Dari Sekitar 2.900 Warga Binaan Rutan Medang, Hanya 504 Orang yang Bisa Mencoblos
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Warga binaaan perempuan saat mencoblos di TPS 31 Rutan Medaeng, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sebanyak 504 warga binaan Rutan Klas I Surabaya atau Rutan Medaeng gunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019.

Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Jawa Timur, Susy Susilawati mengatakan, ada 504 dari total sekitar 2.900 warga binaan menggunakan hak suaranya.

"Ya memang benar. Di Rutan Klas I Surabaya ini ada sekitar 2.900 warga binaan, namun setelah diverifikasi oleh KPUD Sidoarjo, yang memiliki hak pilih hanya 504 orang saja," jelasnya kepada TribunJatim.com, Rabu (17/4/2019).

Alasan Bambang Haryo dan Keluarga Kompak Kenakan Putih-putih saat ke TPS untuk Mencoblos

Gubernur Khofifah Jamu Pemilih di Pemilu dengan Soto Ayam Gratis, Cukup Tunjukkan Jari Bertinta

Ia menjelaskan, sebenarnya pihaknya sudah mengajukan berbagai nama warga binaan yang akan mencoblos ke KPUD.

"Namun permasalahannya menurut KPUD adalah nama yang diajukan tersebut setelah diverifikasi, alamat aslinya tak tercantum," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengaku tak bisa berbuat banyak, karena hal tersebut merupakan kewenangan dari KPUD.

"Jadi kita tak bisa berbuat apa-apa untuk menentukan, karena bisa tidaknya di KPUD. Tapi sebetulnya kita di sini sudah menyiapkan empat TPS, di mana tiap TPS dapat menampung sekitar 500 orang dengan perkiraan saat itu warga binaan yang akan mencoblos sebanyak 2.000 orang," jelasnya.

Saat Mencoblos di Trenggalek, Emil Dardak Terkenang Mendiang Adiknya

Masih Proses Naturalisasi, Otavio Dutra Tunda Keinginan untuk Ikut Mencoblos

Susy Susilawati pun juga menjelaskan, warga binaan yang tak masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) juga sempat mempertanyakan hal tersebut kepada pihak rutan.

"Namun KPUD Sidoarjo sudah melakukan sosialisasi di sini. Dan pada akhirnya bisa mereka terima," tandasnya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved