Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Beri Waktu SMK Tak Berstandar untuk Berbenah Selama 2 Tahun

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad memberikan waktu ke SMK yang tidak mempunyai standar untuk berbenah.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Beri Waktu SMK Tak Berstandar untuk Berbenah Selama 2 Tahun
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasi UNBK 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad memberikan waktu ke SMK yang tidak mempunyai standar untuk berbenah.

Waktunya selama dua tahun. Jika tidak ada perbaikan, maka bisa ditutup, dimerger dengan sekolah lain.

"Atau jadi lembaga kursus saja," kata Hamid Muhammad pada suryamalang.com saat di SMKN 11 Kota Malang, Senin (22/4/2019).

Pihaknya sudah memiliki data SMK yang tidak memenuhi standar.

Demi Ikuti UNBK, 29 Pelajar SMPN 3 Sumberjambe Tempuh Jarak 46 Kilometer ke SMPN 7 Jember

Kemendikbud Targetkan 7.000 Guru Segala Jenjang di Kirim ke Luar Negeri Buat Pelatihan Jangka Pendek

Sehingga kurun waktu dua tahun dijadikan masa pembenahan baik di gurunya juga sarana prasarananya.

Maka guru harus memenuhi kompetensi bidangnya. Jangan memberikan siswa guru yang tidak kompeten.

"Kasihan nanti siswanya," ujarnya.

Selain itu jumlah siswanya minimal 20 orang per rombel meski maksimalnya 36 orang.

Bagaimana SMK yang memenuhi standar itu sudah diatur dalam permendikbud nomer 36/2014 tentang pendirian dan penutupan sekolah.

Katanya, pihaknya tidak membatasi pendirian SMK baru.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved