Bupati Lamongan Fadeli Minta Job Market Fair Diubah

Terobosan baru, selama sekian tahun penyelenggaraan Job Market Fair di Lamongan Jawa Timur dilaksanakan secara konvensional oleh Dinas Tenaga Kerja

Bupati Lamongan Fadeli  Minta Job Market Fair Diubah
Surya/Hanif manshuri
Bupati Fadeli diacara pembukaan JMF Bursa Kerja Terbuka di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Selasa (16/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Terobosan baru, selama sekian tahun penyelenggaraan Job Market Fair di Lamongan Jawa Timur dilaksanakan secara konvensional oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

“Kita harus sudah mengalami kemajuannya, ini era industri 4.0, milenialnya, kita harus menuju ke sana,” kata Bupati Lamongan, Fadeli pada pembukaan Job Market Fair di pelataran Disnaker Lamongan, Jawa Timur, Rabu, (24/4/2019).

Fadeli minta Job Market Fair digelar melalui kecanggihan teknologi digital.
Dengan demikian jangkauan peminat tidak terbatasi wilayah. Kalau memanfaatkan kecanggihan teknologi, maka cakupan peminatnya semakin luas.

"Selama bertahun - tahun Job Market Fair digelar cara konvensional," kata Fadeli.
Maka perlu ada pemikiran ke arah pemanfaatan teknologi.
Dengan tetap menghadirkan perusahaan yang membutuhkan karyawan dan mengundang para pencari kerja.

Waktu yang cukup singkat juga menjadi problema jika hanya dilaksanakan secara konvensional. Namun, di era digital ini, Ia meminta diselenggarakan tiap bulan.

“Saya minta tiap bulan dilakukan bursa kerja secara online. Ini sudah zaman kemajuan, pencari kerja juga jangan gagap teknologi,” tandasnya kepada Tribunjatim.com.

Apabila semakin banyak dibuka Job Market secara online setiap bulan, Fadeli yakin Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Lamongan bisa menyisakan 2 persen saja.

“Bagaimana TPT di Lamongan mrnjadi 2 persen, sekarang masih diatas 3 persen,” katanya.

Kisah Nelayan Selamat 3 Kali dari Hantaman Tsunami dengan Cara yang Tak Pernah Diduganya

Kisah Seorang Juru Masak Lolos dari Maut di Tengah Laut dan Dikelilingi Mayat Usai Kapalnya Terbalik

Vanessa Angel Disebut Alami Asam Lambung Tinggi, Kuasa Hukum Minta Penangguhan Penahanan

Data yang berhasil dihimpun dari TPT di Lamongan, pada tahun 2017 sebesar 4,12 persen atau 26.300 orang, dan pada tahun 2018 sebesar 3,17 persen atau 20.600 orang.

Fadeli berpesan, kepada pencari kerja dalam mencari pekerjaan di Job Market ini jangan terlalu jual mahal.

"Semuanya melalui proses, dari bawah,” tuturnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, data dari Disnaker Lamongan, di Job Market ini, diikuti sebanyak 40 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Lamongan 19 perusahaan, Surabaya 6, Gresik 7, Sidoarjo 6, Jombang 1 dan Rembang 1 perusahaan,” kata Kepala Disnaker Lamongan, Hamdani Azahari.

Dari 40 perusahaan yang ambil bagian di Job Market Fair tahap 1 ini, menyediakan lowongan sebanyak 2.499. Rinciannya, 1.138 untuk laki-laki, dan 1361 untuk perempuan. “Pencari kerja yang hadir 1000 orang, dari Lamongan, Tuban, Bojonegoro, dan Gresik,” ujarnya.

Pihaknya membantu perusahaan, mengurangi pengangguran terbuka, dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Hamdani.(Hanif Manshuri/TribunJatim.com).

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved