Sat Lantas Polresta Sidoarjo Bakal Tindak Tegas Pelanggar di Jalur Rawan

Jalur-jalur rawan kecelakaan lalu lintas terus menjadi perhatian petugas Sat Lantas Polresta Sidoarjo. Selain melakukan pengamanan, petugas juga semak

Sat Lantas Polresta Sidoarjo Bakal Tindak Tegas Pelanggar di  Jalur Rawan
Surya/ M Taufik
Polwan dari Polres Sidoarjo lakukan sosialisasi ke pengendara 

 TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Jalur-jalur rawan kecelakaan lalu lintas terus menjadi perhatian petugas Sat Lantas Polresta Sidoarjo. Selain melakukan pengamanan, petugas juga semakin intens menindak tegas pelanggar lalu lintas di kawasan ini.

Menurut Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar, penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas juga sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan.

Seperti diketahui, mayoritas kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas. "Kita tetap fokus menindak tegas tujuh pelanggaran utama. Seperti pengendara tanpa helm, kelengkapan kendaraan, melawan arus, melanggar marka, main ponsel saat berkendara, dan kebut-kebutan," urai Fahrian.

Seperti diketahui, sejumlah titik di Sidoarjo masuk dalam kategori black spot atau jalur tengkorak karena seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas dengan tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

Diantaranya adalah jalan raya di Kletek, Taman, Krian, Balongbendo, Tarik, dan sekitarnya.

"Jalur-jalur itu terus kita pantau secara intensif. Apalagi mendekati musim mudik lebaran seperti sekarang ini," sambung mantan Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim tersebut kepada Tribunjatim.com.

Dilaporkan Tabrak Pintu Kaca, Siswa SD di Sidoarjo Meninggal dengan Luka Robek di Leher

Wow, Mami Selfi di Kediri ini Tawarkan Anak Asuhnya Rp 600.000 Sekali Kencan

Syahrini Heboh Masak Nasi Goreng Pakai Penutup Kepala, Tulisan di Baju Reino Barack Jadi Sorotan

Dari sejumlah jalur rawan itu kata Kompol Fahrian Saleh Siregar, upaya penindakan tegas sedang terfokus di kawasan Krian. Semua kendaraan, utamanya pengendara roda dua, langsung ditilang ketika ketahuan melanggar lalu lintas.

"Kami jalankan program ini step by step. Sementara di Krian, dan terbukti angka kecelakaan sudah lumayan menurun. Selanjutnya kami bergeser ke Taman, Balongbendo, dan beberapa titik rawan lain," tukas Kompol Fahrian Saleh Siregar kepada Tribunjatim.com.

Secara keseluruhan, di jalur-jalur tengkorak itu perhatian petugas tertuju pada pengendara, kondisi jalan yang bergelombang, kepadatan arus, serta pelanggaran lalu lintas. Dengan penanganan intensif, diyakini angka kecelakaan pun bakal bisa ditekan.

Pada Ops Ketupat atau operasi pengamanan arus mudik lebaran nanti jalur-jalur black spot tersebut bakal menjadi perhatian serius petugas kepolisian.

Bakal ada pos-pos pengamanan ditempatkan di sejumlah titik.

"Anggota juga akan kami sebar. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Utamanya antisipasi macet dan kecelakaan lalu lintas," tandasnya.(ufi/TribunJatim.com).

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved