Tokoh Agama Situbondo Serukan Tolak People Power

Sejumlah tokoh agama di Kabupaten Situbondo, menyerukan Untuk menolak people power. Seruan penolakan people power disampaikan

Tokoh Agama Situbondo Serukan Tolak People Power
izihartono/surya
Tokoh-yokoh Agama Situbondo Serukan Tolak People Power 

 TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Sejumlah tokoh agama di Kabupaten Situbondo, menyerukan Untuk menolak people power.

Seruan penolakan people power disampaikan, pengasuh Ponpes Salafiya Syafi'iyah, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Situbondo KH Moh Zaini Sonhaji, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Situbondo, KH Yusron Sofrowi, Ketua MUI Kabupaten Kabupaten Situbondo KH Syaiful Muhyi dan Ketua Muhammadiyah Kabupaten Situbondo Drs Syamsuri, Ketua LDII Situbondo Drs Agus Triono dan Ketua Al Irsyad Situbondo H Sadiq, serta Ketua Bamag Situbondo dan tokoh agama Katolik Situbondo Romo Hubertus Adi W.

Selian menyerukan penolakan People Power, para tokoh agama memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Pemilu 2019 di Kabupaten Situbondo yang berjalan lancar, jujur, adil, demokratis dan sangat transparan di Kab Situbondo dan, berjalan lancar dan sukses dan tidak ditemukan kecurangan.

Bahkan, para tokoh agama Situbondo mengajak masyarakat "Kota Santri" bahwa pasca pemilu untuk kembali bersatu guna menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik kususnya di Kabupaten Situbondo.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, mengimbau agar warga masyarakat tetap menciptakan suasana aman dan damai.

"Kepada seluruh masyarakat, kami menyampaikan imbauan sebagaimana yang diajarkan oleh guru kami, dengan ini kami mengharapkan senantiasa menjaga kondisi kehidupan berbangsa bernegara aman dan damai," ujar KHR Ahmad Azaim Ibrahimy.

14 Artis Gagal ke DPR RI dari Dapil Jawa Timur, Termasuk Ahmad Dhani, Manohara, Vena Melinda

UPDATE REAL COUNT KPU PILPRES 2019 Hari Ini 15 Mei 2019, Suara Jokowi Sudah Lebih Dari 71 Juta

Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Polisi Temukan Rok Merah & Kemeja Motif Bunga Milik Korban

Menurutnya, pada saat suasana bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, cucu Pahlawan Nasional KHR As'ad Syamsul Arifin ini berharap agar senantiasa menjaga kebersamaan dan kedamaian merupakan bagian dari beribadah.

"Semoga Indonesia senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dan menjadi negeri baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," kata Kiai Azaim kepada Tribunjatim.com.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Situbondo KH Moh Zaini Sonhaji. Ia berharap agar masyarakat harus memiliki kesadaran pemilu damai, sehingga perbedaan pilihan tidak dijadikan pemicu bertentangan yang merusak persatuan dan kesatuan.

"Justru masyarakat secara dewasa lebih bersikap lebih toleran menjaga kebersamaan dan kekompakan agar tidak menggangu jalannya pesta demokrasi," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Halaman
12
Penulis: Izi Hartono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved