Breaking News:

Motor Akan Dirampas, Pasutri Ini Dibacok Begal Motor, Ini Kisahnya

"Korban tetap nekat melintas di jalan itu," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Riyanto kepada TribunJatim.com.

TribunJatim/ Galih Lintartika
Korban begal motor Achmad Fauzan saat menjalani perawatan. 

Laporan Wartawan Surya, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM,PASURUAN - Apa yang dialami Pasangan Suami Istri (Pasutri) ini sungguh menyedihkan.

Achmad Fauzan (42) dan Isnaini (35) warga Petahunan , Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan menjadi korban begal saat melintas di Jalan Tengah Sawah, Kelurahan Petahunan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Rabu (8/2/2017) malam sekitar pukul 20.40.

Saat itu, pasutri ini pulang dari menghadiri acara tahlil dan pengajian di rumah kerabatnya.

Sesampainya di lokasi, korban sudah merasa tidak nyaman karena melihat jalan yang dilaluinya ini sangat gelap dan tidak ada penerangan sama sekali.

"Korban tetap nekat melintas di jalan itu," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Riyanto kepada TribunJatim.com .

Riyanto menjelaskan, di tengah jalan, ada dua pengendara sepeda motor dari arah sebaliknya berhenti.

Dua pengendara itu langsung menghentikan sepeda motor pasutri itu.

"Pelaku sudah memberikan tanda dan meminta korban untuk berhenti. Namun, korban tetap tidak memperdulikan peringatan pelaku dan tetap melaju," kata AKP Riyanto.

Diduga kesal dengan sikap korban, kata Riyanto, pelaku langsung mengejar sepeda motor pasutri ini. Pelaku mengeluarkan celurit dan menyerang tangan kanan Achmad Fauzan.

"Tangan Achmad Fauzan berdarah karena mengalami luka bacok. Tapi, dia tetap melaju dengan kondisi seperti itu. Korban langsung meminta bantuan warga setempat," jelasnya.

Riyanto menjelaskan, korban ini langsung dibawa ke puskesmas dan menjalani perawatan.

Sedangkan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya utuh tidak dibegal.
Sementara itu, pihaknya langsung menyelidiki kasus ini dengan mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan korban.

"Kami masih dalami kasus ini, sementara tim masih bekerja di lapangan," pungkas AKP Riyanto kepada TribunJatim.com .

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved