Akhirnya, Makam Tan Malaka Jadi Dipindah dari Kediri ke Tanah Kelahirannya
Makam pahlawan Kemerdekaan Indonesia Ibrahim Tan Malaka akan dipindahkan dari Kota Kediri ke Sumatera Barat.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Edwin Fajerial
Laporan Wartawan Surya, Didik Mashudi
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Makam pahlawan Kemerdekaan Indonesia Ibrahim Tan Malaka akan dipindahkan dari Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri ke Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (21/2/2017).
Pemindahan makam Tan Malaka dilakukan bersamaan dengan hari wafatnya Tan Malaka di Kediri, yakni pada 21 Februari 1949.
Untuk memindahkan makam Tan Malaka, 150 anggota rombongan dari Kabupaten lima puluh kota sudah tiba di Kota Kediri.
Rombongan ini terdiri pejabat pemerintah, tokoh adat dan para ahli warisnya.
Sebelum menuju ke lokasi makam Tan Malaka, rombongan silaturahmi dengan pimpinan Ponpes Lirboyo.
Kemudian menerima penyambutan dari pejabat Pemkab Kediri.
Usai prosesi seremonial, rombongan siang ini bakal menuju ke Desa Selopanggung untuk upacara adat pemindahan makam Tan Malaka.
Sejauh ini masih belum diketahui proses pemindahan makam dilakukan secara simbolis atau menggali kubur dan mencari tulang yang masih tersisa.
Rencana pemindahan makam Tan Malaka ini sempat menuai kontroversi di kalangan masyarakat.
Warga Kediri banyak yang menolak makam Tan Malaka dipulangkan ke tanah kelahirannya di Suliki, Sumatera Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/makam-tan-malaka_20170221_120647.jpg)